Kurangi Beban Rakyat, Ketua Komisi XI DPR Usulkan Tarif PPN Turun Jadi 10 Persen

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 5 September 2025 | 21:11 WIB
Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun mengusulkan tarif PPN dari 11 persen menjadi 10 persen.  (Tangkapan layar YouTube Komisi XI DPR RI Channel)
Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun mengusulkan tarif PPN dari 11 persen menjadi 10 persen. (Tangkapan layar YouTube Komisi XI DPR RI Channel)

INSIBERNEWS - Menyoroti tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun mengusulkan agar dapat diturunkan menjadi 10 persen.

Menurut Misbakhun, turunnya PPN dari 11 persen ke 10 persen ini dapat menjadi upaya pemerintah untuk mengurangi beban rakyat.

“Hal ini (menurunkan tarif pajak) juga sejalan dengan semangat Presiden Prabowo Subianto untuk meringankan penderitaan masyarakat Indonesia,” kata Misbakhun dalam keterangannya pada 31 Agustus 2025 lalu.

Baca Juga: Dituntut 6 Tahun Penjara Atas Kasus Narkoba, Fariz RM Tunggu Putusan Hakim Pekan Depan

Politikus dari fraksi Partai Golkar ini menyinggung ‘Wong Cilik Podho Gemuyu’ yang artinya orang kecil bisa tersenyum yang menjadi keinginan Prabowo.

Selanjutnya, Misbakhun menyebut bahwa keinginan Prabowo itu adalah hal sederhana yang memiliki makna mendalam dan tujuan mulia.

“Harus ada kebijakan agar beban pajak rakyat kecil lebih diringankan pada situasi sekarang,” imbuhnya.

Baca Juga: Direksi BRI Sapa Langsung Nasabah Dalam Rangka Peringati Hari Pelanggan Nasional

“Tarif PPN yang lebih rendah akan mendorong konsumsi masyarakat dan permintaan barang di mana kondisi ini akan ikut mendongkrak produktivitas di sektor riil,” tuturnya.

Misbakhun juga menyarankan beberapa produk pertanian yang terkena PPN diberi tarif 8 persen. Langkah tersebut diyakini bisa mendukung industrialisasi di sektor pertanian.

“Itu bisa menguatkan hilirisasi dan industrialisasi sektor pertanian. Langkah ini pasti memberi dampak tekanan pada penerimaan negara,” terangnya.

Baca Juga: Tayang Perdana Hari Ini, 'Queen Mantis' Disebut Akan Jadi Drama Thriller Paling Gelap Tahun Ini

Terkait konsumsi masyarakat, Misbakhun menyatakan hal tersebut harus dijaga agar daya beli tetap kuat dan memastikan bahwa DPR akan mendukung kebijakan terkait.***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X