INSIBERNEWS - Generasi Z (Gen Z), yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, dikenal dengan pandangan yang lebih fleksibel dan dinamis terhadap dunia kerja.
Salah satu tren yang semakin berkembang di kalangan Gen Z adalah kecenderungan untuk memilih bekerja secara freelance daripada bekerja di kantor dengan jadwal tetap.
Pilihan ini muncul karena freelance menawarkan kebebasan, fleksibilitas, dan kendali penuh atas karier serta waktu kerja.
Baca Juga: Fedi Nuril Akui Malu Miliki Presiden dengan Gaya Pidato Seperti Prabowo, Kenapa?
Dilansir INsibernews dari survei Fiver (17/2/2025), dilakukan survei pada 2024 yang melibatkan 10.033 Gen Z.
Dari survey tersebut diketahui bahwa sebesar 70 persen Gen Z dari berbagai belahan dunia lebih tertarik bekerja sebagai freelancer.
Survei mengenai ketertarikan gaya kerja Gan Z ini juga dilakukan oleh Upwork.
Baca Juga: Mahasiswa Putuskan Copot Almamater Dalam Aksi Demo, Sikap Melebur Bersama Rakyat
Salah satu alasan utama mengapa Gen Z tertarik pada pekerjaan freelance adalah kebebasan yang ditawarkannya.
Dengan bekerja secara mandiri, mereka memiliki kemampuan untuk memilih proyek yang sesuai dengan minat dan keterampilan mereka.
Tanpa terikat pada aturan atau kebijakan perusahaan yang dinilai kaku.
Baca Juga: Meninggal Dunia Diusia 25 Tahun, Aktris Kim Sae Ron Dilaporkan Alami Henti Jantung
Hal ini memberi mereka rasa kepemilikan atas karier mereka.
Ini dinilai sangat penting bagi Gen Z yang cenderung ingin merancang jalur karier mereka sendiri, sesuai dengan nilai pribadi.