INSIBERNEWS - Sebuah imbauan dari dokter spesialis anak viral di media sosial,
anak di bawah lima tahun (balita) dilarang konsumsi teh.
Dalam video yang beredar terlihat sebuah foto resep dokter yang meminta orang tua tidak memberikan teh sebagai minuman untuk anak.
Dokter Spesialis Anak, Jati Kusuma mengungkap, konsumsi teh pada anak dapat menghambat penyerapan zat besi yang dapat memicu anemia.
Baca Juga: Gaya Remaja Kekinian. 8 Outfit Stylish untuk Tampil Modern dan Percaya Diri di Tempat Kerja
"Mohon tidak memberikan teh kepada anak balita, karena teh dapat menghambat penyerapan zat besi yang dapat memicu anemia," tulis Jati Kusuma dalam resep dokter yang diunggah melalui akun TikTok @dr.jatikusuma.spa, pada Jumat, 4 Oktober 2024.
Video itu kemudian viral, dan telah dibagikan sebanyak 13,8 ribu kali
di media sosial TikTok.
Dalam resep itu, Jati Kusuma mengungkap pentingnya zat besi bagi perkembangan otak dan meningkatkan kekebalan tubuh anak.
"Fungsi zat besi membantu perkembangan otak, meningkatkan imunitas kekebalan tubuh, sumber energi otot dan keterampilan motorik, dan mencegah stunting," tulis Jati Kusuma dalam resep tersebut.
Alasan Pemberian Konsumsi Teh yang Dinilai ‘Tak Baik’ Bagi Balita
Terkait resep larangan pemberian teh pada anak tersebut, Jati Kusuma lantas
menceritakan pengalamannya saat melakukan kunjungan terhadap pasien anak di rawat inap.
1. Kadar Hb Anak yang Anjlok
Dirinya mengaku menjumpai anak yang berusia dua tahun dengan kadar hemoglobin (Hb) yang rendah.
Dokter Jati Kusuma menjelaskan, Hb pasien tersebut adalah 8,7 yang seharusnya berada pada angka 11,0.