Tidur tengkurap atau posisi perut menghadap ke bawah sering kali dianggap nyaman bagi bayi karena membuat mereka merasa seperti dipeluk.
Namun, posisi ini justru yang paling berisiko.
Tidur tengkurap dapat menghalangi saluran udara bayi, sehingga membuatnya lebih sulit bernapas.
Bayi yang tidur tengkurap juga berisiko menghadapi benda-benda di sekitar seperti selimut, bantal, atau mainan, yang dapat memperparah kesulitan bernapas.
Oleh karena itu, para ahli sangat menyarankan agar orang tua menghindari posisi ini, terutama pada bayi yang belum bisa membalikkan tubuhnya sendiri.
Bagaimana dengan Posisi Miring?
Posisi tidur miring sering dianggap sebagai alternatif yang baik, terutama jika bayi cenderung mengalami refluks asam.
Namun, posisi tidur miring juga dapat membuat bayi dengan mudah berbalik menjadi tengkurap, sehingga meningkatkan risiko SIDS.
Baca Juga: Viral TNI Gadungan Pakai Seragam PDH di Monas, Nyamar Bak TNI Asli
Jika Anda ingin menggunakan posisi tidur miring karena alasan kesehatan tertentu, seperti refluks, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Mereka dapat memberikan saran yang lebih spesifik mengenai cara menjaga bayi tetap aman saat tidur.
Tips Membuat Bayi Tidur dengan Aman
Selain memastikan bayi tidur dengan posisi terlentang, ada beberapa tips penting lainnya yang dapat membantu bayi tidur dengan aman dan nyaman:
1. Gunakan kasur yang keras dan datar: Pastikan bayi tidur di kasur yang cukup keras dan datar.
Hindari kasur yang terlalu empuk atau bergelombang, karena dapat meningkatkan risiko tersedak atau terperangkap.
2. Hindari penggunaan bantal dan selimut tebal: Meskipun tampaknya memberikan kenyamanan, bantal dan selimut tebal dapat menyebabkan bayi sulit bernapas jika wajahnya tertutupi.
Sebaiknya, gunakan pakaian tidur yang nyaman dan sesuai suhu ruangan.
3. Tidur di tempat yang sama, tapi bukan satu ranjang: Para ahli merekomendasikan agar bayi tidur di kamar yang sama dengan orang tua, setidaknya hingga usia enam bulan.
Namun, sebaiknya bayi memiliki tempat tidur sendiri yang aman, seperti boks bayi, untuk menghindari risiko terjepit atau tertindih.
4. Perhatikan suhu ruangan: Suhu ruangan yang terlalu panas dapat meningkatkan risiko SIDS.
Baca Juga: Beuh Mantap Banget, Yuk Coba Ayam Betutu Hidangan yang Berbeda dari Biasanya, Ini Resepnya!
Pastikan suhu kamar bayi nyaman, tidak terlalu panas atau terlalu dingin.
5. Periksa secara berkala: Orang tua sebaiknya memeriksa posisi tidur bayi secara berkala, terutama saat bayi baru saja belajar berguling.
Jika bayi tidak sengaja berbalik menjadi tengkurap, segera kembalikan ke posisi terlentang.
Bagaimana Jika Bayi Lebih Suka Tidur Tengkurap?