lifestyle

Hati-Hati saat Mengonsumsi! Ini Jenis Obat-Obatan yang Menyebabkan Gula Darah Tinggi

Minggu, 18 Agustus 2024 | 10:40 WIB
Ilustrasi jenis obat pemicu gula darah naik (Istimewa)

INSIBERNEWS - Terdapat beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan tingginya gula darah. Sebaiknya perhatikan terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi obat.

Ada beberapa obat-obatan yang bisa menjadi pemicu gula darah seseorang naik yang merupakan salah satu efek sampingnya.

Menurut Kementerian Kesehatan, gula darah yang normal sewaktu tanpa puasa (GDS) adalah kurang dai 200 mg/dl. Sementara gula darah sewaktu puasa (GDP) adalah kurang dari 126 m/dl.

Baca Juga: Warga Kaltim Serukan Indonesia Not For Sale Saat Upacara HUT RI di IKN, Ini Alasannya!

Melansir dari berbagai sumber, berikut jenis obat yang dapat menyebabkan gula darah tinggi.

Kortikosteroid

Jenis obat yang dapat memicu gula darah tinggi yang pertama adalah kortikosteroid. Ini merupakan obat pereda peradangan yang biasanya digunakan untuk mengatasi radang sendi, asma, alergi, hingga cedera sendi.

Tidak semua obat kortikosteroid dapat memicu gula darah tinggi. Kortikosteroid yang digunakan dalam inhaler atau krim kulit cenderung tidak mempengaruhi glukosa darah, karena tidak memasuki aliran darah dalam jumlah yang cukup besar.

Namun, obat kortikosteroid yang disuntikkan atau dicerna melalui mulut (obat oral) bisa secara signifikan meningkatkan kadar gula dalam darah.

Statin

Statin merupakan salah satu obat yang dapat menyebabkan gula darah tinggi. Statin umumnya digunakan sebagai obat penurun kadar kolesterol LDL dan obat terapi untuk mencegah penyakit jantung, serta stroke.

Bagi orang-orang dengan prediabetes, penggunaan obat statin dikaitkan dengan risiko lebih besar terkena diabetes.

Studi yang diterbitkan pada Oktober 2017 di jurnal BMJ Open Diabetes and Research Care, melacak orang dengan prediabetes selama 10 tahun. Hasilnya, ditemukan bahwa penggunaan statin dikaitkan dengan risiko 30 persen lebih tinggi terkena diabetes.

Baca Juga: Jessica Wongso Dibebaskan Bersyarat Hari ini Usai Mendapat Remisi 58 Bulan 30 Hari

Beta-blocker

Beta-blocker merupakan obat penurun tekanan darah. Sehingga, umum untuk mengobati kondisi medis, seperti detak jantung tidak teratur, kecemasan, dan semacamnya.

Namun, obat ini memiliki efek samping yang bisa meningkatkan gula darah Anda. Beberapa jenis beta-blocker memiliki efek samping peningkat gula darah lebih kecil, tetapi umumnya harganya lebih mahal.

Niasin

Niasin merupakan vitamin B yang tersedia sebagai suplemen yang dijual bebas. Niasin biasanya berguna untuk menurunkan kolesterol LDL, tetapi dapat memicu gula darah tinggi.

Studi yang diterbitkan pada Februari 2016 di jurnal Heart menyimpulkan bahwa niasin meningkatkan risiko terkena diabetes.

Halaman:

Tags

Terkini