lifestyle

Mengapa Gen Z Sering Disebut Lemah oleh Generasi Baby Boomers?

Rabu, 30 April 2025 | 15:49 WIB
Perbedaan Nilai antara Gen Z dan Boomers (freepik)

INSIBERNEWS - Perbedaan generasi sering kali memunculkan perbedaan pandangan, nilai, dan cara hidup.

Salah satu konflik yang kerap muncul di ruang publik maupun media sosial adalah persepsi generasi baby boomers terhadap generasi Z.

Tak jarang, generasi Z—yang lahir sekitar tahun 1997 hingga 2012—dicap sebagai generasi yang “lemah” atau “mudah menyerah” oleh generasi yang lebih tua.

Apa sebenarnya yang melatarbelakangi anggapan ini?

 Baca Juga: Bos Sulit Dikritik dan Tak Punya Empati? Mungkin NPD, Ini Cara Menghadapinya

Perbedaan Cara Menghadapi Tantangan

Generasi baby boomers tumbuh dalam masa pasca-perang, krisis ekonomi, dan kondisi sosial yang serba terbatas.

Mereka terbiasa bekerja keras secara fisik, bertahan dalam tekanan, dan hidup dengan nilai ketahanan tinggi.

Sebaliknya, Gen Z tumbuh di era digital dengan kenyamanan teknologi dan akses informasi yang cepat.

Bagi boomers, cara Gen Z menghadapi tekanan—misalnya dengan cuti kesehatan mental atau keinginan work-life balance—sering dianggap sebagai tanda kelemahan, padahal itu bagian dari kesadaran akan kesehatan diri.

 Baca Juga: Cara Efektif Menghadapi Atasan yang Suka Marah-Marah di Tempat Kerja

Nilai dan Harapan yang Berbeda terhadap Dunia Kerja

Boomers sering menganggap loyalitas dan kerja keras dalam satu tempat kerja sebagai nilai utama.

Gen Z justru lebih menghargai fleksibilitas, lingkungan kerja yang sehat, dan makna dari pekerjaan.

Mereka tidak segan berpindah kerja jika merasa tidak cocok. Perbedaan ini membuat sebagian boomers menganggap Gen Z tidak tahan banting.

Keterbukaan Emosional yang Disalahpahami

Generasi Z dikenal lebih terbuka dalam membicarakan kesehatan mental, trauma, dan emosi mereka.

Halaman:

Tags

Terkini