INSIBERNEWS - Kentang adalah salah satu bahan makanan yang populer di seluruh dunia. Selain mudah diolah, kentang juga kaya akan karbohidrat dan nutrisi penting.
Namun, kentang yang tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan keracunan. Ini disebabkan oleh senyawa alami yang disebut solanin, yang bisa berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Agar aman saat mengonsumsi kentang, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: 7 Tips Memilih Gelas Plastik Sekali Pakai untuk Jualan Es Teh Anti Pecah
- Hindari Kentang yang Berwarna Hijau
Kentang yang berwarna hijau menandakan tingginya kadar solanin. Warna hijau muncul akibat paparan sinar matahari berlebih yang memicu produksi solanin sebagai mekanisme pertahanan alami tanaman.
Kentang seperti ini sebaiknya dibuang atau bagian hijaunya dipotong tebal hingga bersih sebelum dimasak.
- Perhatikan Tunas pada Kentang
Kentang yang bertunas mengandung solanin lebih tinggi, terutama di sekitar tunas dan kulitnya. Jika kentang sudah bertunas, buang bagian tunas dan sekitarnya secara menyeluruh.
Namun, jika kentang sudah banyak bertunas dan terasa lunak, lebih baik tidak dikonsumsi.
Baca Juga: Praktis! Begini Cara Menanam Cabai dari Biji Cabai Pasar, Bisa Panen di Rumah!
- Simpan Kentang di Tempat Gelap dan Sejuk
Untuk mencegah kentang bertunas atau berubah warna menjadi hijau, simpan kentang di tempat yang sejuk, gelap, dan kering.
Hindari menyimpan kentang di dalam kulkas karena suhu terlalu dingin justru bisa mengubah pati menjadi gula, mempengaruhi rasa dan tekstur kentang saat dimasak.
- Pilih Kentang yang Masih Segar
Saat membeli, pilih kentang yang keras, berkulit mulus, tanpa bintik hitam, atau kerusakan. Kentang yang sudah memar atau busuk lebih rentan mengandung zat berbahaya.
Baca Juga: Agar Pisau Tidak Cepat Tumpul, Ikuti 7 Langkah Perawatan Ini!
- Kupas dan Masak dengan Benar
Mengupas kulit kentang dapat mengurangi kadar solanin karena senyawa ini sebagian besar terkonsentrasi di kulit.