INSIBERNEWS - Ketupat adalah makanan khas Indonesia yang selalu hadir saat perayaan besar seperti Idul Fitri.
Namun, sering kali ketupat cepat basi jika tidak disimpan dengan benar.
Untuk menghindari hal tersebut, berikut adalah tujuh cara menyimpan ketupat agar tetap segar dan tidak cepat basi.
Baca Juga: Desain Ruang Tamu Lesehan Minimalis yang Akan Membuat Tamu Terpukau Saat Lebaran
1. Gunakan Ketupat yang Benar-Benar Matang
Ketupat yang kurang matang lebih rentan basi karena masih memiliki kadar air tinggi. Pastikan ketupat sudah benar-benar matang dengan cara:
-
Merebus selama minimal 4–5 jam.
-
Memastikan daun pembungkus berubah warna menjadi kecokelatan.
-
Meniriskan ketupat hingga benar-benar kering setelah direbus.
2. Tiriskan dan Angin-Anginkan Sebelum Disimpan
Setelah matang, ketupat harus ditiriskan dan diangin-anginkan untuk mengurangi kadar air di dalamnya.
Cara ini dapat membantu ketupat tetap kering dan tidak mudah berjamur. Simpan ketupat di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.
3. Simpan Ketupat di Suhu Ruangan
Jika ingin menyajikan ketupat dalam waktu 1–2 hari, Anda bisa menyimpannya di suhu ruangan.
Letakkan ketupat di tempat yang sejuk dan terbuka, hindari menyimpannya dalam plastik tertutup karena akan mempercepat proses pembusukan.
Baca Juga: 7 Tips Menata Ruang Tamu Lesehan Minimalis agar Tetap Elegan di Hari Raya