-
Perhitungan:
-
Saham yang dimiliki dihitung berdasarkan nilai pasar saat haul.
-
Keuntungan yang diperoleh dari dividen juga termasuk dalam zakat mal.
-
-
Kadar zakat: 2,5% dari nilai investasi dan keuntungan.
7. Hasil Tambang dan Barang Galian
Baca Juga: Melalui Pemberdayaan BRI, UMKM Papua Global Spices Sukses Tembus Pasar Internasional
Hasil tambang dan barang galian seperti minyak, gas, batu bara, dan logam lainnya juga termasuk dalam kategori harta yang wajib dizakati.
-
Nisab: Tidak ada nisab khusus, zakat langsung dikeluarkan saat hasil diperoleh.
-
Kadar zakat: 20% jika diperoleh tanpa biaya besar, 2,5% jika ada biaya pengolahan.
Cara Menghitung dan Membayar Zakat Mal
1. Menghitung Total Harta
Jumlahkan seluruh harta yang masuk dalam kategori wajib zakat, termasuk uang tunai, emas, saham, dan hasil usaha.
2. Menyesuaikan dengan Nisab
Pastikan bahwa total harta telah mencapai nisab, yaitu setara dengan 85 gram emas.
3. Menghitung Zakat
Jika sudah mencapai nisab, hitung 2,5% dari total harta untuk dibayarkan sebagai zakat.
4. Menyalurkan Zakat
Zakat harus disalurkan kepada golongan yang berhak menerima zakat (mustahik) seperti fakir, miskin, amil, muallaf, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil, dan riqab.
Baca Juga: UPN Veteran Jawa Timur Sediakan Kouta di SNBT 2025, Berapa Daya Tampung Hukum?
Manfaat Membayar Zakat Mal
Membayar zakat mal tidak hanya merupakan kewajiban, tetapi juga memiliki berbagai manfaat, antara lain: