Mengenal JAMU GENDONG, Obat Herbal Yang Memiliki 8 khasiat dan Filosofi Warisan Leluhur Turun Temurun

Photo Author
Abd. Rachman, Insibernews
- Jumat, 2 Agustus 2024 | 14:51 WIB
Jamu gendong obat herbal warisan turun temurun (do ist)
Jamu gendong obat herbal warisan turun temurun (do ist)

Jamu kunci suruh terbuat dari campuran daun sirih dan temu kunci.

Khasiat jamu kunci suruh adalah mengatasi masalah keputihan, mengatasi jerawat, dan menghilangkan bau badan tidak sedap.

Filosofi dari jamu kunci suruh adalah simbol kehidupan akan membaik setelah adanya kepahitan hidup. Seperti ‘kunci’ yang menjadi bumbu penyedap makanan dan ‘suruh’ yang memiliki banyak khasiat, maka kesuksesan niscaya akan datang setelah banyak hal yang terlewati.

6. Jamu Kudu Laos

Jamu kudu laos terbuat dari jahe merah, kencur, kapulaga, ketumbar, gula merah, dan air.

Khasiat jamu kudu laos adalah untuk meningkatkan kesehatan otak, mencegah kanker, merawat kulit, meredakan batuk serta tenggorokan, dan meningkatkan kesuburan pria.

Filosofi dari jamu kudu laos yang merupakan jamu penghangat adalah simbol bahwa seseorang harus mampu menjadi penghangat dan pengayom bagi orang di sekeliling dalam menjalani setiap fase kehidupan.

Baca Juga: Berhentilah Memfitnah Terong, 6 Khasiat TERONG UNGU Untuk Kesehatan, Benarkah Mengkonsumsi Terong Ungu Stamina Pria Menjadi Loyo ?

7. Jamu Uyup-uyup

Jamu uyup-uyup atau jamu gepyokan terbuat dari kencur, kunyit, luntas atau beluntas, kunci, jahe, bangle, laos, kunir, temulawak, lempuyang, simbukan, cowekan atau pegagan, dan temugiring.

Khasiat jamu uyup-uyup antara lain dapay meningkatkan produksi ASI, mengurangi bau badan ibu dan bayi, serta mengatasi rasa kembung.

Filosofi dari jamu uyup-uyup yang menjadi jamu penetral dan rehabilitatif adalah simbol pengabdian diri seutuhnya dan kepasrahan diri secara tulus kepada Tuhannya.

8. Jamu Sinom
Sinom terbuat dari daun asam, temulawak, kunyit, kapulaga, kayu manis, pala, gula merah, serta gula pasir.

Khasiat jamu sinom adalah untuk menambah nafsu makan, mengatasi peradangan lambung atau maag, masalah keputihan pada wanita, meremajakan serta mencerahkan kulit, dan meredakan nyeri haid.

Filosofi dari jamu sinom yang memiliki rasa manis adalah simbol manusia yang dilahirkan dengan fitrah maka harus kembali kepada Tuhan dalam keadaan fitrah (**)

Halaman:

Editor: Abd. Rachman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X