Dari Davos, Prabowo Pamerkan Laju Program Makan Bergizi Gratis ke Dunia

Photo Author
- Jumat, 23 Januari 2026 | 10:43 WIB
Presiden Prabowo Pamer Program MBG di Forum Perdamaian Dunia (Foto : instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Pamer Program MBG di Forum Perdamaian Dunia (Foto : instagram/presidenrepublikindonesia)

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto memaparkan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di hadapan para pemimpin dunia dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Program ini disebut menjadi salah satu prioritas utama pemerintah Indonesia dalam memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Dalam forum ekonomi global tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa MBG dirancang untuk menjawab persoalan gizi, khususnya bagi kelompok rentan.

Sasaran utama program ini meliputi anak-anak usia sekolah, ibu hamil, serta para lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan dukungan negara.

Baca Juga: Indonesia Masuk Inisiatif Dewan Perdamaian Global, Skema Keanggotaan dan Kontribusi Jadi Sorotan

“Makanan ini kami siapkan untuk 59,8 juta anak-anak, para ibu, dan lansia yang hidup sebatang kara. Mereka menerima makanan bergizi setiap hari,” kata Prabowo.

Ia menegaskan, sejak diluncurkan, program MBG menunjukkan perkembangan signifikan dari sisi kapasitas produksi dan jangkauan layanan. Pemerintah, kata Prabowo, membangun dapur-dapur produksi di berbagai daerah untuk memastikan distribusi makanan berjalan merata.

“Per hari kami memproduksi sekitar 570.000 porsi. Dalam waktu satu tahun, kami telah membangun 21.102 dapur yang melayani secara nasional. Hingga tadi malam, total produksi sudah mencapai 59,8 juta porsi makanan,” ujarnya.

Baca Juga: Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca, Upaya Tekan Hujan Ekstrem di Jabodetabek Terus Diperkuat

Menurut Prabowo, skala produksi tersebut akan terus ditingkatkan seiring bertambahnya penerima manfaat. Pemerintah optimistis, dalam waktu dekat, kapasitas produksi MBG akan melampaui jaringan restoran cepat saji global.

“Sebagai perbandingan, sekitar satu bulan lagi, produksi kami akan melampaui McDonald’s,” ucap Prabowo disambut perhatian peserta forum.

Lebih jauh, Prabowo menyampaikan target ambisius pemerintah untuk memperluas jangkauan MBG. Hingga akhir 2026, jumlah penerima manfaat ditargetkan mencapai 82,9 juta orang di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Banjir Jabodetabek Bukan Cuma Soal Hujan, Tata Ruang dan Lingkungan Ikut Disorot Istana

Ia menilai, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan cerminan komitmen negara dalam menjamin hak dasar masyarakat atas pangan bergizi. Prabowo juga menekankan bahwa investasi di bidang gizi akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan, kesehatan, dan produktivitas nasional.

Paparan Prabowo di WEF Davos ini sekaligus menjadi ajang bagi Indonesia untuk menunjukkan pendekatan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, di tengah tantangan global yang semakin kompleks.***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X