INSIBERNEWS - Denny Sumargo menyoroti kasus dugaan penggelapan uang Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys yang bergulir hampir tujuh bulan, dengan menghadirkan kedua belah pihak di podcastnya.
Laki-laki yang biasa dipanggil Densu itu mengatakan alasan ia mengundang pihak Gladys dan Nikita merupakan untuk memberikan tempat kepada dua belah agar mengeluarkan suaranya masing-masing.
"Gue kemarin hanya memberikan tempat, karena gue lihat ini sudah mau vonis, jadi gue memberikan dua belah pihak tempat," ungkap Densu sebagaimana dikutip INSIBERNEWS dari youtube Intens Investigasi, 25/8/2025.
Baca Juga: Daftar Pemain Semen Padang yang Dapat Kartu Kuning vs PSM Makassar di Super League Indonesia 2025
"Jadi supaya agak enak juga buat said, dimana masing-masing bisa memberikan narasi mereka dan kejelasan yang sudah hampir satu tahun ini," lanjutnya.
Kasus antara Nikita dengan Gladys ini memang terus menjadi perhatian publik, bahkan kasus ini semakin memanas seiring berjalannya persidangan yang terus menujukkan bukti-bukti terbaru.
Terakhir sempat memanas terkait terkuaknya produk skincare Reza Gladys yang diketahui over claim dan dan tidak ber BPOM (Badan Pengelola Obat Makanan).
Baca Juga: Berapa Harta Kekayaan Immanuel Ebenezer? Ternyata Tembus....
Dalam podcast Denny Sumargo, hadir Fahmi Bachmid dan Lucinta Luna dari pihak Nikita Mirzani. Sementara dari pihak Reza Gladys, hadir Gladys sendiri bersama temannya, Fitri Salhateru.
Densu mengatakan bahwa setiap argumen dari pihak Nikita maupun Gladys memiliki kekuatan masing-masing. Namun jika dilihat dari komentar publik lebih banyak publik yang memberikan dukungan terhadap Nikita Mirzani.
"Saya pikir si narasinya sama-sama punya kekuatan-kekuatan, tapi kolom komentar memang pro ke arah NM nya lebih banyak ya," Katanya.
Baca Juga: Selamatkan PSM Makassar dari Kekalahan! Ini Biodata-Profil Abu Kamara yang Cetak Gol vs Semen Padang
Namun Densu juga mengingatkan bahwa komentar atau opini publik bisa saja mempengaruhi peradilan. Tetapi peradilan juga memiliki penjelasan yang harus didetailkan secara hukum.
"Peradilan dengan opini publik itu tidak sama, emang bisa memperngaruhi, tapi apa yang terjadi di peradilan itu benar-benar masalah hukum yang kemudian harus didetailkan,"imbunya.
Artikel Terkait
Daftar Pemain Semen Padang yang Dapat Kartu Kuning vs PSM Makassar di Super League Indonesia 2025
Siapa Ripal Wahyudi? Inilah Biodata Pemain Semen Padang yang Dapat Kartu Kuning vs PSM Makassar
Cetak Gol Perdana, Ini Biodata Bruno Gomes: Penyerang Semen Padang di Super League Indonesia 2025
Selamatkan PSM Makassar dari Kekalahan! Ini Biodata-Profil Abu Kamara yang Cetak Gol vs Semen Padang
Berapa Harta Kekayaan Immanuel Ebenezer? Ternyata Tembus....