Karomah dan Keistimewaan Air Zamzam, Serta Mukjizatnya Nabi Ismail yang Jarang Diketahui

Photo Author
Abd. Rachman, Insibernews
- Sabtu, 15 Juni 2024 | 13:10 WIB
Illustrasi Sumur Zam-zam dahulu (foto:dokIstimewa)
Illustrasi Sumur Zam-zam dahulu (foto:dokIstimewa)

INSIBERNEWS- Nabi Ismail merupakan anak dari Nabi Ibrahim dengan seorang perempuan bernama Hajar. Seperti ayahnya, terdapat beberapa mukjizat Nabi Ismail dari Allah SWT.

Menurut Buku Kisah Para Nabi: Sejarah Lengkap Kehidupan Para Nabi Sejak Adam AS hingga Isa AS (2015) oleh Ibnu Katsir, Nabi Ibrahim mulanya tidak memiliki keturunan dari istrinya yang bernama Sarah.

1. Muncul mata air zam-zam
Ketika Ismail lahir, Hajar dan anaknya harus berpindah tempat. Mereka pun tiba di sebuah daerah perbukitan yang gersang.

Lalu, Ismail yang masih bayi menangis karena kelaparan. Namun, air susu Hajar tidak keluar karena tak ada sedikit pun makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi.

Baca Juga: Keramat Sumur Tujuh Uwung Girang Di Kelurahan Uwung Jaya Kota Tangerang, Bukan Keramat Sembarangan

Hajar pun berlari ke sana kemari mencari sumber makanan dan minuman hingga tujuh putaran di antara Bukit Safa dan Marwah untuk mencari air.

Kemudian datang Malaikat Jibril menolong Hajar. Tiba-tiba muncul sumber air memancar deras dan amat jernih, lalu Malaikat Jibril berseru, 'Zam-zam, zam-zam' yang berarti berkumpul.

Sejak itulah muncul mata air zam-zam di kawasan itu. Hajar pun segera mengambil air itu untuk diminum dan diberikan ke Ismail untuk menghilangkan dahaganya.

Air zam-zam sendiri merupakan sumber air yang tidak pernah berkurang, apalagi kering sampai saat ini. Hal ini menjadi mukjizat Nabi Ismail dari Allah SWT.

2. Selamat dari sembelih kurban
Setelah berpisah dari Nabi Ibrahim untuk sementara waktu, Ismail yang sudah besar akhirnya bertemu dengan ayahnya. Namun, Nabi Ibrahim menyampaikan bahwa ia mendapat mimpi atau wahyu dari Allah SWT seperti yang tertuang dalam surat As-Saffat ayat 102.

"Ibrahim berkata: Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, maka pikirkanlah apa pendapatmu?"

Baca Juga: Karomah Makam Keramat Tajug, Kisah Putra Sultan Ageng Tirtayasa Berjuang Melawan Penjajah

Namun, Nabi Ismail rupanya tidak takut sama sekali. Ia justru meminta Nabi Ibrahim untuk melakukan perintah dari wahyu tersebut.

Akhirnya, Nabi Ibrahim pun akan menyembelih Nabi Ismail. Namun, ketika hendak menyembelih leher Ismail, tiba-tiba pisau yang digunakan Nabi Ibrahim menjadi tumpul.

Halaman:

Editor: Abd. Rachman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X