INSIBERNEWS - Jemaah Haji Indonesia dan jemaah haji dari seluruh negara sudah memulai rangkaian puncak haji yaitu menjalani wukuh di Arafah.
Menurut Guru Besar UIN Sunan Ampel, Wukuh adalah sebuah simbol kebulatan tekad manusia untuk menghentikan semua keburukan yang pernah dia buat agar jangan dilakukan lagi. Juga sebagai momen mengabadikan nilai kebaikan sehingga menjadikannya bibit yang berkembang.
Baca Juga: Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha 1445 H, Pemkab Purwakarta Sediakan Ribuan Paket Sembako Murah
Makna wukuf terletak pada waktu pelaksanaanya yang dimulai pada ba'da zawal atau setelah matahari mulai tergelincir. Ini memiliki makna bawa sinar matahari ibarat mata hari kita yang berusaha untuk menghilangkan semua keburukan, serta selalu menumbuhkan hal-hal baik demi selalu bisa mendekat kepada Sang Pencipta.
Bahkan prosesi ini lah yang disebut sebagai inti haji. "Sebab, Al Hajju Arafah. Haji itu Arafah," kata PPIH Daker Madinah Aswadi di Arafah. Dikutip, Sabtu (15/06/2024).
Prosesi wukuh mendengarkan khutbah wukuf serta melaksanakan salah zuhur dan asar secara jamak taqdim. semua jemaah mendekatkan diri kepada Allah SWY melalui berbagai ritual yang bisa mereka jalankan, mulai dari zikir, salwat, serta bermunajat.
Artikel Terkait
Demi Kesalamatan Jemaah Haji Indonesia, Petugas Haji Terapkan Skema Murur Pada Saat Mabit di Muzdalifah
Akibat Gunakan Non Visa Haji, 34 Jemaah Sudah Dipulangkan ke Indonesia, Tiga WNI Lanjut Proses Hukum di Madinah
Demi Berikan Pelayanan Prima ke Jemaah Haji Indonesia, Pimpinan Maktab dan Petugas Haji adakan Rapat Koordinasi Untuk Hadapi Puncak Haji 2024
Apa itu Haji Furoda? Simak Pengertian dan Perbedaannya dengan Haji Plus
Kemenag RI: Pada Haji 2024 Merupakan Kuota Haji Terbanyak dan Serapan Tertinggi dalam Sejarah Haji
Kemenag RI: Jemaah Haji Indonesia Dapat Layanan Konsumsi Penuh Selama di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna)