LPMQ Kemenag Hadirkan Program Kajian Al-Qur’an Ramadhan, Ada Tadarus Isyarat untuk Disabilitas

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 28 Februari 2025 | 14:26 WIB
Ilustrasi Tadarus (Foto : Umrah.com)
Ilustrasi Tadarus (Foto : Umrah.com)

INSIBERNEWS - Memasuki bulan suci Ramadhan, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama menghadirkan dua program unggulan yang bertujuan memperdalam pemahaman Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Dua program tersebut adalah Kajian Surah Al-Qur’an Selama Ramadhan (Mesra) dan Tadarus Al-Qur’an Isyarat (TAQI), yang masing-masing memiliki pendekatan unik dalam memfasilitasi umat Islam, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan sensorik.

Baca Juga: Jefri Nichol Pilih Hidup Tenang, Ogah Lagi Ribut di Medsos

Kepala LPMQ Kemenag, Abdul Aziz Sidqi, menjelaskan bahwa program TAQI secara khusus diperuntukkan bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW).

Dengan melibatkan juru bahasa isyarat, praktisi pendidikan disabilitas, dan tim kajian Al-Qur’an Isyarat dari LPMQ, sesi tadarus ini akan berlangsung secara interaktif.

Baca Juga: UI Belum Putuskan Kelulusan Doktor Bahlil Lahadalia, Masih Ditangguhkan

"Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan pun bisa merasakan kebersamaan dalam memahami Al-Qur’an selama bulan Ramadhan," ujarnya di Jakarta, Jumat (28/2/2025).

Baca Juga: Hadiah Mobil Listrik dari Erdogan untuk Prabowo Tak Wajib Dilaporkan ke KPK, Ini Alasannya

TAQI akan digelar setiap hari melalui Zoom Meeting, dimulai pada 3 Maret 2025 pukul 09.00 WIB. Acara ini akan dibuka langsung oleh Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani.

Harapannya, program ini dapat memberikan akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas dalam memahami isi Al-Qur’an dengan metode yang lebih inklusif.

Baca Juga: Janji Ditepati! Gubernur Pramono Anung dan Rano Karno Gratiskan Transportasi untuk 15 Golongan Warga

Sementara itu, program Mesra hadir dalam bentuk tayangan video pendek berdurasi 5–7 menit yang akan mengupas nama-nama surah dalam Mushaf Standar Indonesia (MWarg

Dalam video tersebut, seorang pembicara akan menjelaskan secara ringkas latar belakang penamaan surah, dasar penetapannya berdasarkan dalil, serta nama-nama lain yang mungkin digunakan untuk surah tersebut.

Baca Juga: Akhirnya Pilwalkot Banjarbaru Akan Dilakukan PSU Total dan Hadirkan Kotak Kosong

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X