Selain varian listrik murni, rumor di kalangan industri menyebut BYD juga tengah menyiapkan versi hybrid jarak jauh (range extender). Varian ini diperkirakan meluncur pada kuartal kedua tahun 2026 dan menjadi solusi bagi konsumen yang masih khawatir soal keterbatasan stasiun pengisian daya.
Baca Juga: China Ungkap Siap Lanjutkan Kerja Sama Kereta Cepat Ditengah Polemik Utang Whoosh
Jika semua rumor ini benar, Dolphin 2026 akan menjadi evolusi besar bagi lini mobil kompak BYD. Ia bisa menjadi pesaing serius bagi model seperti Wuling Bingo EV, MG4, hingga Tesla Model 2 yang kabarnya juga sedang digarap.
Dengan strategi BYD yang kini agresif menembus pasar Eropa dan Asia Tenggara, bukan tidak mungkin Dolphin 2026 akan menjadi salah satu mobil listrik paling menarik tahun depan — menggabungkan efisiensi, desain modern, dan teknologi yang makin matang dari raksasa otomotif China tersebut.***
Artikel Terkait
Tiket MotoGP Mandalika 2025 Terjual 87 Persen, ITDC Pastikan Ajang Ramai dan Aman
Marc Marquez Disambut Prabowo di Istana, Bicara MotoGP Mandalika dan Sport Tourism Indonesia
MotoGP Mandalika 2025 Siap Panaskan Lombok, Jadwal dan Harga Tiket Bikin Penasaran
Marc Marquez Kembali Apes di Mandalika, Terjatuh Usai Disenggol Bezzecchi dan Diduga Alami Cedera Bahu
BMW Tarik 15 Ribu Mobil di Australia, Ada Risiko Korsleting hingga Kebakaran Mesin
Penjualan Mobil di Indonesia Naik Tipis pada September 2025, Tapi Masih Lesu Dibanding Tahun Lalu
Penjualan Mobil di Indonesia Naik Tipis September 2025, Innova Pimpin Mobil Paling Laris!
Fabio Quartararo Rebut Pole Position di MotoGP Australia, Alex Marquez Alami Kecelakaan Dramatis
Mobil Listrik Kian Digemari, Produksi dan Penjualan NEV China Melejit di 2025
Max Verstappen Dominasi GP Amerika Serikat 2025, Kukuhkan Diri Sebagai Raja Austin