INSIBERNEWS - Nasib sial kembali menimpa pembalap MotoGP asal Spanyol, Marc Marquez, di Sirkuit Mandalika, Lombok. Dalam balapan utama yang digelar Minggu, 5 Oktober 2025, sang “baby alien” harus mengakhiri perlombaan lebih cepat setelah terjatuh akibat insiden dengan Marco Bezzecchi di tikungan ketujuh.
Marquez sejatinya tampil cukup kompetitif di awal balapan. Start dari posisi sembilan, ia menunjukkan kecepatan stabil dan berhasil menyalip beberapa rival hingga menembus posisi enam pada lap-lap awal.
Namun, harapannya untuk finis di zona poin kembali pupus setelah kecelakaan yang tak bisa dihindari terjadi.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Wacanakan Pemangkasan Anggaran Program MBG, Luhut Minta Jangan Gegabah!
Insiden bermula ketika Bezzecchi yang melaju cukup agresif mencoba mengambil sisi dalam tikungan. Namun, kecepatan masuk tikungan yang terlalu tinggi membuat motor Bezzecchi kehilangan keseimbangan dan menabrak bagian belakang motor Marquez.
Keduanya sempat terseret beberapa meter, namun Marquez yang terkena benturan paling keras langsung terlempar ke area gravel.
Benturan itu membuat Marquez terpental sejauh hampir 100 meter dari lintasan utama. Ia tampak meringis kesakitan sambil memegangi bahu kanannya, sementara petugas medis dan marshal segera datang menolong. Balapan sempat berjalan di bawah bendera kuning di sektor tempat insiden terjadi.
Marquez kemudian dibawa ke ruang medis sirkuit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Berdasarkan laporan sementara dari tim medis Repsol Honda, pembalap berusia 32 tahun itu diduga mengalami patah tulang di bahu kanan — cedera yang sebelumnya juga pernah menghantuinya pada musim 2020.
Meski begitu, tim belum memberikan konfirmasi resmi terkait tingkat keparahan cederanya.
“Marc mengalami benturan cukup keras pada bahu yang sebelumnya pernah cedera. Saat ini dia sedang menjalani pemeriksaan X-ray untuk memastikan kondisinya,” ujar salah satu anggota tim medis MotoGP kepada awak media di paddock Mandalika.
Insiden ini menambah daftar panjang kesialan Marquez di Mandalika. Sejak pertama kali mengaspal di sirkuit ini pada 2022, ia memang belum pernah berhasil finis di posisi podium.
Tahun lalu pun, ia gagal start setelah mengalami kecelakaan hebat di sesi pemanasan. Kini, kecelakaan di tahun 2025 kembali membuatnya harus menepi lebih awal.
Artikel Terkait
Yai Mim Sempat Dituduh Gila dan Disebut Dosen Gendeng, Ternyata Ia Mubaligh Malaysia, Sempat Ditawari Pindah Kewarganegaraan Oleh PM Anwar Ibrahim
BRI Perkuat Sport Tourism dan Ekonomi Lokal, Dukung Indonesia Mendunia Melalui MotoGP Mandalika 2025
Taqy Malik Diduga Bangun Rumah Pakai Uang Donasi Masjid, Ia Beri Penjelesan
Bjorka Usai Muncul Akan Bobol Badan Gizi Nasional, Ia Justru Hebohkan Publik Dengan Bocorkan 341 Ribu Data Personil Polri
Adik Syahrini Ambil Foto Siomay Milik Chef Devina Untuk Jualan, Chef Devina Sebut Produk Aisyahrani Tidak Berafiliasi Dengannya dan Tidak Ada Izin
Animasi Asal Yogyakarta 'Kelly Si Kelinci' Tuai Pujian, Disebut Setara Kualitas Pixar
Izin TikTok Akhirnya Dipulihkan, Komdigi Pastikan Pengawasan Platform Digital Diperketat
Update Tragedi Ponpes Al Khoziny: 39 Santri Tewas, 23 Masih Belum Ditemukan
Pemerintah Rampungkan Aturan Baru Program Makan Bergizi Gratis, Fokus pada Keamanan dan Distribusi Daerah
Menkeu Purbaya Wacanakan Pemangkasan Anggaran Program MBG, Luhut Minta Jangan Gegabah!