“Kalau kita lihat secara historis, pasar motor Indonesia selalu menemukan titik balik di akhir tahun. Itu sebabnya kami tidak merasa perlu mengubah target,” jelas Johannes lagi.
Dengan kondisi tersebut, AISI berharap tahun 2025 tetap bisa menjadi momentum stabil bagi industri motor di Indonesia. Optimisme ini sekaligus menjadi sinyal bahwa roda bisnis kendaraan roda dua masih berputar kencang, meski tantangan ekonomi datang silih berganti.
Artikel Terkait
Gelombang Aksi Antikorupsi di Filipina, Mahasiswa hingga Sopir Angkot Turun ke Jalan
Punya Rambut Keriting yang Suka Ngembang? Coba Trik Ampuh Biar Tetap Kece!
Awkarin Bantah Isu Hamil, Ungkap Alasan Sebenarnya Pindah ke Melbourne
Garuda Muda Bidik Malaysia Usai Hajar Tonga di FIBA U-16 Women’s Asia Cup
Fandy Christian Ngotot Pertahankan Rumah Tangga, Kirim Surat Tolak Cerai untuk Dahlia Poland
Utang Luar Negeri RI Turun Jadi 432,5 Miliar Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya
Ratusan Hektare Tambang Ilegal Disita Negara, Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Hutan
Banjir di Nagekeo Sebabkan Kerugian Rp90 Miliar, Tiga Warga Masih Hilang
Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina Usai Deklarasi New York di PBB
Owen Cooper Raih Emmy 2025, Jadi Aktor Termuda yang Sabet Penghargaan Bergengsi