BYD Kuasai 54 Persen Pasar EV Indonesia, Penjualan Tembus Puluhan Ribu Unit di 2025

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:12 WIB
BYD COMPANY (Foto : Shutterstock/kittyfly)
BYD COMPANY (Foto : Shutterstock/kittyfly)

INSIBERNEWS - Industri kendaraan listrik di Indonesia kian melesat, dan BYD menjadi salah satu pemain yang mendominasi panggung.

Hingga pertengahan 2025, produsen otomotif asal Tiongkok ini berhasil menguasai sekitar 54 persen pangsa pasar kendaraan listrik nasional. Angka tersebut menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Indonesia mulai beralih ke kendaraan berbasis energi bersih.

Baca Juga: Ariel NOAH Soroti Isu Royalti, Takut Lagu Indonesia Kalah di Rumah Sendiri

Head of Public and Government Relations BYD Indonesia, Luther Pandjaitan, mengungkapkan bahwa tren pasar kendaraan listrik Tanah Air menunjukkan perkembangan yang pesat.

“Dari data di pertengahan tahun ini, pangsa pasar EV sudah mencapai hampir 10 persen. Dari angka itu, BYD memberi kontribusi sekitar 54 persen,” ujarnya di sela acara di Yogyakarta, Rabu (13/8) malam.

Baca Juga: DPP PDIP Gelar Rapat Perdana Pasca Kongres, Publik Tunggu Pengumuman Sekjen Baru

Capaian ini tidak datang begitu saja. Selama pameran otomotif bergengsi Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 3 Agustus lalu, BYD Indonesia bersama merek premiumnya, Denza, membukukan hasil penjualan yang terbilang fantastis.

Total gabungan penjualan dari kedua merek tersebut mencapai 4.195 unit hanya dalam waktu 11 hari pameran.

Secara keseluruhan, dari Januari hingga Juli 2025, penjualan BYD dan Denza di Indonesia tembus 22.600 unit. Dari total tersebut, BYD menyumbang sekitar 16.400 unit, sementara Denza mencatatkan angka sekitar 6.200 unit.

Baca Juga: Fakta Menarik Dinda, Member Baru SECRET NUMBER dari Indonesia

Pencapaian ini sekaligus menandai semakin kuatnya posisi BYD di pasar otomotif nasional, di tengah persaingan ketat dari merek-merek global lainnya. Keunggulan harga, desain, serta teknologi yang ditawarkan menjadi salah satu faktor penarik minat konsumen.

Pengamat industri otomotif menilai, keberhasilan BYD menguasai pasar EV di Indonesia tak lepas dari strategi agresif memperluas jaringan penjualan dan layanan purnajual.

Kehadiran varian kendaraan dengan jarak tempuh baterai yang panjang serta opsi pengisian cepat juga dianggap menjadi nilai tambah bagi konsumen.

Baca Juga: Elon Musk Ancam Gugat Apple, Tuduh Manipulasi Peringkat Aplikasi AI di App Store

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X