INSIBERNEWS - Membeli ban mobil ternyata bukan perkara sepele. Meski terlihat sederhana, nyatanya banyak pengemudi yang kebingungan saat harus menentukan pilihan. Mulai dari merek, ukuran, hingga jenis ban, semua harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi jalan yang sering dilalui.
Menurut laporan Car and Driver yang dikutip pada Senin (11/8/2025), sebagian besar mobil saat ini menggunakan ban all-season atau ban segala musim.
Ban ini cukup populer karena menawarkan performa yang stabil di berbagai kondisi cuaca. Namun, meski namanya “all-season”, kinerjanya masih kalah dibandingkan ban khusus musim dingin, terutama saat menghadapi salju tebal.
Baca Juga: Genesis Resmi Masuk Pasar Mesir, Bawa Angin Segar di Segmen Mobil Listrik Mewah
Ban all-season sendiri dibagi menjadi dua tipe utama. Pertama, high performance, yang memberikan kendali lebih tajam dan responsif di jalan, tapi sedikit mengorbankan traksi di musim dingin.
Kedua, grand touring, yang mengutamakan kenyamanan berkendara meski handling-nya sedikit lebih santai. Pemilihan di antara keduanya biasanya tergantung pada gaya mengemudi dan prioritas pengguna.
Selain itu, ada juga ban “all-weather” yang kemampuannya mendekati ban musim dingin. Ban ini ditandai dengan simbol gunung bersalju di sisi ban, menandakan bahwa traksinya cukup baik di jalan bersalju atau licin.
Bagi yang tinggal di daerah bersuhu hangat sepanjang tahun, ban musim panas atau summer tires bisa menjadi pilihan. Ban ini punya daya cengkeram yang luar biasa di jalan kering maupun basah saat cuaca hangat.
Namun, pakar otomotif mengingatkan, “Begitu suhu turun di bawah 4 derajat Celcius, ban musim panas bisa terasa licin dan membahayakan.” Ia menambahkan, “Banyak orang tidak sadar bahwa ban ini sama sekali tidak cocok untuk suhu dingin.”
Baca Juga: Rekening Ketua MUI Cholil Nafis Terblokir, PPATK Buka Suara Klarifikasi
Ban musim panas sendiri dibagi menjadi tiga tingkat kemampuan: ultra-high performance, max performance, dan extreme performance. Ban jenis ini biasanya digunakan oleh mobil sport seperti Porsche, Corvette, Mercedes-AMG, atau Mustang, yang memang membutuhkan performa maksimal.
Selain jenis ban, ukuran juga harus diperhatikan. Umumnya, teknisi merekomendasikan tetap menggunakan ukuran bawaan pabrik demi menjaga performa dan keamanan kendaraan. Meski begitu, upgrade masih memungkinkan asalkan sesuai dengan spesifikasi teknis yang direkomendasikan.
Baca Juga: Tragis! Diduga Alami Gangguan Jiwa, Suami Tega Bunuh Istri Hamil dan Dua Anak Balitanya di Berau
Artikel Terkait
Usai Terima Abolisi: Tom Lembong Sambangi Komisi Yudisial, Ada Apa?
Bisa Berakibat Fatal! Ibu Hamil Sebaiknya Hindari 7 Aktivitas Ini
Tragis! Diduga Alami Gangguan Jiwa, Suami Tega Bunuh Istri Hamil dan Dua Anak Balitanya di Berau
Hindari Kebiasaan Ini Saat Berkendara, Bikin Kampas Rem Cepat Aus
AMPHURI Dorong Lebih Banyak Peran Swasta dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji Nasional
Waduh! Mama Ida Alias Ibunda Fadil Jaidi Jadi Korban Penipuan, Rugi Ratusan Juta Rupiah
Rayakan Milad ke-3, Yayasan Salam Bonjer Santuni Ratusan Anak Yatim
Rekening Ketua MUI Cholil Nafis Terblokir, PPATK Buka Suara Klarifikasi
Bantah Isu Mangkir, Pengacara Roy Suryo Singgung Jokowi yang Sempat Absen Pemeriksaan hingga Bingung saat Penyidik Datang ke Solo
Genesis Resmi Masuk Pasar Mesir, Bawa Angin Segar di Segmen Mobil Listrik Mewah