Hyundai dan BAIC Luncurkan EO, SUV Listrik Perdana di Pasar China September 2025

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 6 Agustus 2025 | 11:17 WIB
Hyundai dan BAIC Luncurkan EO di Beijing (Foto : Dok/Beijing Hyundai)
Hyundai dan BAIC Luncurkan EO di Beijing (Foto : Dok/Beijing Hyundai)

INSIBERNEWS - Pasar otomotif listrik di China kembali kedatangan pemain baru. Beijing Hyundai—perusahaan patungan antara Hyundai Motor Company dan BAIC—resmi mengumumkan peluncuran SUV listrik murni pertamanya yang diberi nama EO. Kehadirannya dijadwalkan mengaspal di pasar Tiongkok pada September 2025 mendatang.

Baca Juga: Big Hit Music Bantah Kabar BTS Terlibat Album Tribute Michael Jackson

Dilansir Carnewschina pada Selasa (5/8), model yang sebelumnya dikenal dengan nama Elexio ini menjadi langkah strategis Beijing Hyundai untuk memperkuat posisinya di segmen kendaraan listrik yang terus berkembang pesat di China.

Desain eksterior EO tampil futuristis dengan lampu daytime running (DRL) unik yang terinspirasi dari konsep kristal keberuntungan. Bentuk lampunya menyerupai angka “8”, simbol yang kerap dikaitkan dengan keberuntungan dan kesuksesan di budaya Tiongkok.

Baca Juga: Chenle NCT Dream Disambut Lautan Biru Fans di Jakarta, Janji Kembali Bulan Depan

Dari segi dimensi, EO memiliki panjang 4.615 mm, lebar 1.875 mm, dan tinggi 1.675 mm (1.698 mm dengan roof rail). Posturnya yang proporsional memberi kesan gagah sekaligus aerodinamis.

Bagian sampingnya menampilkan overhang depan yang diperpendek untuk memberikan kesan sporty, sementara jarak sumbu roda diperpanjang menjadi 2.750 mm. Velg berukuran 20 inci semakin memperkuat tampilan premium SUV listrik ini.

Baca Juga: KPK Panggil Yaqut Cholil Besok Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji Khusus

Tak hanya desain, konfigurasi teknis EO juga menarik perhatian. Berdasarkan dokumen regulasi, model ini akan tersedia dalam dua pilihan sistem penggerak: penggerak roda depan (FWD) dan penggerak semua roda (AWD).

Untuk varian FWD, EO dibekali motor tunggal bertenaga 160 kW. Sementara itu, versi AWD menambahkan motor belakang 73 kW sehingga total output gabungan mencapai 233 kW atau setara 312 tenaga kuda.

Baca Juga: BRI Dukung Realisasi Program 3 Juta Rumah Subsidi Melalui Penambahan Kuota FLPP 25,000 Unit

Kombinasi ini diyakini mampu memberikan performa bertenaga sekaligus efisiensi tinggi, sesuai tren SUV listrik yang mengedepankan kenyamanan sekaligus responsivitas.

Peluncuran EO di China juga menjadi langkah penting bagi Hyundai dan BAIC untuk bersaing dengan produsen lokal yang mendominasi pasar, seperti BYD dan Nio. Persaingan di segmen SUV listrik kelas menengah ke atas diperkirakan akan semakin ketat.

Baca Juga: Tragis! Motor Terseret 50 Meter, Bayi 2 Bulan Tewas dalam Kecelakaan di Jalur Lintas Barat Mamuju usai Ditabrak Mobil

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X