BYD Klaim Teknologi Mobil Listriknya Lebih Maju 5 Tahun Dibanding Pesaing

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 21 Februari 2025 | 08:31 WIB
BYD COMPANY (Foto : Shutterstock/kittyfly)
BYD COMPANY (Foto : Shutterstock/kittyfly)

INSIBERNEWS - Pabrikan mobil listrik asal China, Build Your Dreams (BYD), kembali menegaskan dominasinya di industri kendaraan listrik global.

Chairman & President BYD Auto, Wang Chuanfu, menyatakan bahwa teknologi mobil listrik mereka lebih maju tiga hingga lima tahun dibandingkan kompetitor dari Amerika Serikat maupun Eropa.

Baca Juga: Wuling New Cloud EV Meluncur di IIMS 2025, Harganya RP300 Jutaan

Pernyataan ini disampaikan Wang dalam wawancara dengan televisi nasional China, yang dilakukan usai pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping dalam simposium teknologi.

Wang menjelaskan bahwa keunggulan BYD tak hanya terletak pada teknologi kendaraan listrik itu sendiri, tetapi juga dalam inovasi produk dan efisiensi rantai pasok.

Baca Juga: Denza Hadir di IIMS 2025, Pamerkan D9 dan Z9 GT dengan Teknologi Canggih

Keberhasilan BYD, menurutnya, merupakan hasil dari investasi besar dalam riset dan pengembangan yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun.

Dengan ekosistem produksi yang lebih mandiri dibandingkan pesaing, BYD mampu menekan biaya dan meningkatkan kualitas produk mereka secara signifikan.

Baca Juga: Suzuki Hadirkan Mobil Listrik eWX & eVitara di IIMS 2025, Siap Ramaikan Pasar EV Indonesia

Di tengah pesatnya perkembangan industri otomotif China, BYD turut merasakan tantangan besar di pasar internasional. Pada 2023, China berhasil melampaui Jepang sebagai eksportir mobil terbesar di dunia.

Namun, kebijakan tarif tinggi yang diberlakukan Amerika Serikat membuat harga mobil listrik China di pasar AS menjadi jauh lebih mahal.

Baca Juga: BYD Akan Hadirkan Mobil Hybrid ke Indonesia, Tunggu Waktu yang Tepat!

Tak hanya itu, Uni Eropa juga mulai memperketat impor dengan menambahkan tarif tambahan sebesar 17 persen untuk mobil listrik BYD.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk proteksi terhadap industri otomotif lokal mereka yang sedang berjuang menghadapi serbuan kendaraan listrik buatan China.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X