Baca Juga: Jokowi Jawab Soal Coretan ‘Adili Jokowi’: Itu Ekspresi Kekalahan, Biasa Aja dalam Demokrasi!
Pernyataan keras dari Korea Utara ini muncul di tengah spekulasi bahwa Trump, jika kembali berkuasa, mungkin akan berupaya menjalin komunikasi dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, seperti yang terjadi pada masa jabatannya yang pertama.
Namun, sejauh ini KCNA tampak enggan memberikan komentar terkait kemungkinan hubungan kedua negara di bawah kepemimpinan Trump yang baru.
Sebaliknya, mereka terus menyoroti kebijakan luar negeri AS yang dianggap semakin agresif dan merugikan banyak negara.