INSIBERNEWS - Belakangan ini, muncul coretan di tembok dan suara dalam demonstrasi yang menyerukan "Adili Jokowi" di beberapa daerah. Beberapa di antaranya terlihat di Kota Yogyakarta dan Surabaya, meskipun kini sudah dihapus.
Fenomena ini pun menjadi sorotan publik dan memunculkan beragam spekulasi mengenai motif di baliknya.
Baca Juga: Netanyahu Ultimatum Hamas: Bebaskan Sandera atau Perang Berlanjut!
Presiden Joko Widodo akhirnya buka suara menanggapi hal tersebut. Dalam wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab yang diunggah di kanal YouTube pada Rabu (12/2/2025), Jokowi menyebut coretan itu sebagai bentuk ekspresi.
Menurutnya, dalam negara demokrasi, ungkapan semacam itu adalah hal yang wajar.
"Itu kan ungkapan ekspresi. Ekspresinya itu bisa macam-macam," ujar Jokowi.
Baca Juga: Tuntut Uang Tutup Mulut Senilai Rp5 Miliar, Intip 3 Fakta Kasus Nikita Mirzani vs Reza Gladys
Lebih lanjut, Jokowi menilai munculnya coretan dan seruan tersebut bisa jadi berkaitan dengan hasil Pemilu Presiden 2024. Ia menduga bahwa suara-suara ini merupakan luapan emosi akibat kekalahan di pilpres atau bentuk kejengkelan terhadap sesuatu yang tengah terjadi.
"Ekspresi karena kekalahan di pilpres, bisa. Ekspresi karena kejengkelan terhadap sesuatu, bisa," katanya.
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025, Idul Fitri 31 Maret
Meski demikian, Jokowi mengaku tidak merasa terganggu dengan adanya seruan tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi, di mana masyarakat bebas menyampaikan pendapatnya selama masih dalam koridor yang sesuai.
“Biasa saja. Ini negara demokrasi,” tambahnya.
Baca Juga: Hamas Tunda Pembebasan Sandera, Tuding Israel Langgar Gencatan Senjata
Pernyataan Jokowi ini menunjukkan sikapnya yang santai dalam menghadapi kritik atau protes dari masyarakat.
Artikel Terkait
Penasaran! Mengapa Sholat Jenazah Tak Ada Rukuk dan Sujudnya?
Alasan di Balik Takbir 7 Kali dalam Sholat Idul Fitri, Simak Penjelasannya!
Harga Kopi Arabika Melonjak! Sentuh Rekor Tertinggi, Tembus Rp155 Juta per Ton
Mampu Cetak Laba Senilai Rp60,64 Triliun, BRI Konsisten Melayani dan Berdayakan UMKM
Jakarta Bakal Terapkan Sistem Qris untuk Beli LPG 3 KG, Warga Non-DKI Gak Diajak!
Hamas Tunda Pembebasan Sandera, Tuding Israel Langgar Gencatan Senjata
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025, Idul Fitri 31 Maret
Manchester City Kalah di Kandang, John Stones: Saya Marah dan Frustrasi!
Tuntut Uang Tutup Mulut Senilai Rp5 Miliar, Intip 3 Fakta Kasus Nikita Mirzani vs Reza Gladys
Netanyahu Ultimatum Hamas: Bebaskan Sandera atau Perang Berlanjut!