Netanyahu Ultimatum Hamas: Bebaskan Sandera atau Perang Berlanjut!

Photo Author
- Rabu, 12 Februari 2025 | 13:17 WIB
Benjamin Netanyahu - Perdana Menteri Israel (Foto : Abir Sultan/AFP via getty images)
Benjamin Netanyahu - Perdana Menteri Israel (Foto : Abir Sultan/AFP via getty images)

INSIBERNEWS - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa gencatan senjata di Jalur Gaza akan segera berakhir jika Hamas tidak segera membebaskan para sandera.

Dalam pernyataan yang disampaikan Selasa (11/2/2025), Netanyahu memberi batas waktu hingga Sabtu (15/2) tengah hari bagi Hamas untuk memenuhi tuntutan tersebut.

Jika tidak, Israel akan kembali melancarkan serangan dengan intensitas tinggi hingga kelompok itu dikalahkan.

Baca Juga: Tuntut Uang Tutup Mulut Senilai Rp5 Miliar, Intip 3 Fakta Kasus Nikita Mirzani vs Reza Gladys

Pernyataan ini muncul setelah Netanyahu menggelar pertemuan dengan beberapa pejabat tinggi pemerintahannya, termasuk menteri pertahanan, menteri luar negeri, dan menteri keamanan nasional.

Ia menyebut bahwa seluruh jajaran pemerintah mendukung penuh langkah tegas yang akan diambil jika Hamas tidak memenuhi ultimatum.

Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025, Idul Fitri 31 Maret

Hamas sendiri sebelumnya telah mulai membebaskan beberapa sandera secara bertahap sejak gencatan senjata pertama diberlakukan pada 19 Januari 2025.

Namun, pada Senin (10/2), kelompok tersebut mengumumkan bahwa mereka menghentikan sementara pembebasan sandera dengan alasan Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Hamas menuduh Israel masih melakukan serangan di beberapa titik di Gaza dan menghambat masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Baca Juga: Hamas Tunda Pembebasan Sandera, Tuding Israel Langgar Gencatan Senjata

Menanggapi situasi tersebut, Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan tinggal diam jika Hamas tidak menunjukkan itikad baik.

"Jika Hamas tidak mengembalikan sandera kami sebelum Sabtu tengah hari, gencatan senjata akan berakhir, dan IDF (militer Israel) akan kembali bertempur dengan intensitas tinggi hingga Hamas akhirnya dikalahkan," tegasnya dalam pernyataan yang dikutip dari CNA, Rabu (12/2).

Baca Juga: Mampu Cetak Laba Senilai Rp60,64 Triliun, BRI Konsisten Melayani dan Berdayakan UMKM

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X