news

Pakar Hukum Pemilu Nilai Pilkada Banjarbaru Adalah Akal-akalan dan Tidak Hargai Suara Rakyat, Kenapa?

Senin, 2 Desember 2024 | 21:42 WIB
Suara rakyat dinilai tidak dihargai pada Pilkada Banjarbaru (Instagram @matanajwa)

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @matanajwa (2/12/2024), Pakar Hukum Pemilu dari UI, Titi Anggraini menilai bahwa ini merupakan Pilkada yang dilaksanakan karena adanya akal-akalan pihak tertentu.

Karena adanya pelanggaran pelaksanaan dan hasil dari Pilkada Banjarbaru.

Baca Juga: Pemkab Karawang Gelar Simulasi Makan Siang Bergizi Gratis di SDN Gintungkerta 1 Klari

Titi Anggraini menilai bahwa fenomena ini menunjukkan KPU tidak menghargai suara rakyat.

Tidak hanya itu saja, bahkan kegiatan Pilkada yang tidak sesuai dengan konstitusi ini menyia-nyiakan uang pajak rakyat.

“Ini Pilkada akal-akalan, Pilkada yang serampangan, Pilkada yang bisa dikatakan secara terang-benderang menyimpangi undang-undang dan konstitusi,” ungkap Titi Anggraini.

“Jadi ini betul-betul kita tidak menghargai suara rakyat, memboroskan pajak rakyat, uang rakyat untuk memaksakan penyelenggaraan yang jelas-jelas tidak berdasar hukum,” lanjutnya.***

Halaman:

Tags

Terkini