INSIBERNEWS - Debat Pilkada DKI Jakarta pada Minggu, 17/11/2024, menjadi ajang para calon gubernur untuk menyampaikan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi Jakarta,
termasuk soal banjir kiriman dan hak warga Jakarta atas air bersih.
Tiga pasangan calon, yaitu Dharma Pongrekun, Pramono Anung, dan Ridwan Kamil,
memberikan solusi yang cukup menarik dan mungkin bisa jadi pembeda dalam upaya mengatasi permasalahan besar ini.
Yuk, simak apa saja solusi yang ditawarkan masing-masing calon!
Dharma Pongrekun: Normalisasi Sungai dan Waduk Kering untuk Atasi Banjir
Dharma Pongrekun, calon gubernur nomor urut 2,
punya ide menarik yang mengkombinasikan normalisasi sungai dan pembangunan waduk kering yang dikenal dengan nama kolam pipi monyet.
Dharma menyarankan untuk normalisasi 13 sungai di Jakarta yang selama ini jadi saluran utama air, termasuk air dari banjir kiriman yang berasal dari Jawa Barat.
Selain itu, ia juga menyarankan pembangunan kolam pipi monyet sebagai waduk kering untuk menampung air hujan atau banjir yang datang dari daerah sekitar.
Kolam pipi monyet ini berfungsi sebagai reservoir sementara, di mana air akan ditampung terlebih dahulu sebelum dialirkan ke sungai-sungai atau saluran lainnya.
Dengan cara ini, diharapkan banjir kiriman yang sering merendam Jakarta bisa lebih terkelola dan tidak menyebabkan kerugian besar.
Namun, tentunya normalisasi sungai bukanlah hal yang mudah.