INSIBERNEWS - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, baru-baru ini menyampaikan pesan tegas kepada Israel, meminta negara tersebut untuk menghormati kedaulatan Iran dan menghentikan serangan ke wilayah Negeri Mullah.
Pernyataan ini disampaikan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi.
Baca Juga: Trem Otonom Di IKN Dipulangkan Lagi Ke China, Kira-kira Kenapa?
"Komunitas internasional perlu memastikan bahwa Israel menghormati kedaulatan Republik Islam Iran dan tidak melanggar batas wilayahnya," ujar Pangeran Mohammed, seperti dilaporkan oleh AFP.
Pernyataan ini dinilai mencerminkan perubahan dalam hubungan antara Arab Saudi dan Iran, yang selama bertahun-tahun berada dalam ketegangan dan persaingan regional.
Kedua negara yang berpengaruh di kawasan Timur Tengah ini, meski berbeda secara ideologi dan politik, kini tampak berusaha mendekatkan diri untuk mengurangi konflik dan memperkuat stabilitas kawasan.
Selama setahun terakhir, ketegangan antara Iran dan Israel meningkat, terutama dengan tuduhan dari Tel Aviv bahwa Iran mendukung kelompok militan Hamas di Palestina dan Hizbullah di Lebanon.
Serangan dan aksi balasan di kawasan ini telah mengakibatkan banyak korban jiwa, khususnya di Palestina dan Lebanon.
Baca Juga: Literasi Nyunda Merupakan Salah Satu Ekstrakurikuler SMK Tri Mitra Cikampek
Dalam KTT Luar Biasa yang dihadiri anggota OKI dan Liga Arab, para pemimpin mendesak agar kekerasan di Jalur Gaza dan Lebanon segera dihentikan.
Konflik berkepanjangan di kedua wilayah ini telah merenggut puluhan ribu nyawa, dan para pemimpin Muslim sepakat bahwa upaya untuk mengurangi eskalasi dan menyelamatkan nyawa sipil harus segera diambil.
Di tengah meningkatnya upaya diplomasi, Pangeran Mohammed juga melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada hari Minggu.