Di sela-sela pertemuan BRICS di Rusia pekan lalu, Presiden Putin juga enggan mengonfirmasi kabar tersebut.
Kepala Badan Intelijen Nasional Korsel (NIS), Hong Jang-won, menambahkan bahwa pengerahan pasukan Korut berlangsung lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.
“Tampaknya Rusia dan Korut telah mempercepat langkah mereka sejak rencana tersebut bocor ke publik,” katanya kepada kantor berita Yonhap.
Situasi ini menambah kompleksitas konflik yang sedang berlangsung di Ukraina dan menunjukkan semakin dalamnya keterlibatan negara-negara di sekitarnya.
Dengan meningkatnya dukungan militer dari Korut kepada Rusia, komunitas internasional kini dihadapkan pada tantangan baru dalam menjaga stabilitas di kawasan tersebut.