news

Kota Beirut Hancur Akibat Serangan Israel, 79 WNI Telah Berhasil Dievakuasi dari Lebanon

Sabtu, 12 Oktober 2024 | 08:10 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat menggelar konferensi pers terkait evakuasi WNI dari Lebanon (Dokumen HO BPMI Sekretariat Wakil Presiden)

"Sebagai catatan KBRI Beirut mendata bahwa saat ini jumlah WNI di Lebanon masih 85 orang. Mayoritas adalah WNI yang menikah dengan warga negara Lebanon dan ini belum ingin dievakuasi," tandasnya.

Konflik yang pecah antara Israel dan Lebanon itu membuat kementerian luar negeri bergerak cepat menyelamatkan para WNI, terkhusus dari pusat Kota Beirut yang hancur karena serangan udara Israel.

Serangan Udara Israel ke Pusat Kota Beirut, Lebanon
Dikutip dari Independent UK, laporan terbaru mengungkap serangan udara Israel ke pusat Kota Beirut telah menewaskan 22 orang akibat dua serangan udara Israel.

Baca Juga: Tega! Begini Kronologi Yayasan Panti Asuhan Tangerang yang Lakukan Tindakan Asusila

"Setidaknya 22 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka ketika Israel melancarkan serangan udara baru di pusat Kota Beirut," kata Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lebanon, pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Pihak Kemenkes Lebanon menjelaskan, serangan pertama menargetkan blok apartemen delapan lantai di wilayah Ras al-Naba.

Para saksi mengaku mendengar ledakan berulang-ulang di dalam gedung apartemen itu yang terjadi pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Baca Juga: Berani Bilang NO! Calon Menteri BUMN Era Prabowo Dinilai Harus Profesional dan Paham Peta Ekonomi

Kemudian, serangan kedua ada di wilayah Burj Abi Haidar, yang dilaporkan telah meruntuhkan seluruh bangunan dan terlihat dilalap oleh api akibat serangan udara pada hari yang sama.

Menindaklanjuti hal itu, PBB menuduh Israel dengan sengaja menembaki posisi gedung agar dapat menipu menara pengawas udara di Lebanon Selatan.

Terbunuhnya Komandan Hizbullah
Dalam kasus lain, pihak Militer Pertahanan Israel (IDF) juga mengklaim di laman resmi media sosial X @IDF, telah membunuh seorang komandan Hizbullah, Araeb el Shoga.

Baca Juga: Cara Mudah Menghitung CC Motor: Pakai Rumus atau Aplikasi?

Pernyataan Israel Defense Forces (IDF) terkait terbunuhnya komandan Hizbullah Araeb el Shoga di Lebanon. (Tangkapan Layar X @IDF)

"Pada Jumat pagi telah membunuh Araeb el Shoga, seorang komandan di unit rudal anti-tank Pasukan Radwan Hizbullah," tulis IDF dalam cuitan X @IDF, pada Jumat, 11 Oktober 2024.

IDF menuturkan komandan Hizbullah itu terbunuh di Meiss El Jabal di Lebanon Selatan.

Halaman:

Tags

Terkini