Berani Bilang NO! Calon Menteri BUMN Era Prabowo Dinilai Harus Profesional dan Paham Peta Ekonomi

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 11 Oktober 2024 | 20:05 WIB
Diskusi Daulat Bicara: Siapa Menteri BUMN Pilihan Prabowo? pada Jumat, 11 Oktober 2024 (Istimewa )
Diskusi Daulat Bicara: Siapa Menteri BUMN Pilihan Prabowo? pada Jumat, 11 Oktober 2024 (Istimewa )

INSIBERNEWS - Riko Noviantoro, seorang Pengamat Kebijakan Publik IDP-LP, memberikan sorotan mengenai calon menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada pemerintahan baru, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.

Dalam acara diskusi 'Daulat Bicara: Siapa Menteri BUMN Pilihan Prabowo?' yang digelar di Jakarta, pada Jumat (11/10/2024), Riko menyebut bahwa Menteri BUMN yang baru nanti harus dapat membaca peta ekonomi.

"Menteri BUMN ke depan harus bisa membaca peta ekonomi nasional dan kedua dari kalangan profesional," tegas Riko.

Baca Juga: Terungkap! Pelaku Kasus Asusila di Yayasan Panti Asuhan Tangerang Suka Sesama Jenis

Harus bisa membaca peta ekonomi nasional ditekankan karena menurutnya Menteri BUMN erat kaitannya dengan wajah perekonomian nasional. Dari nilai tukar rupiah hingga daya beli masyarakat.

"Dia harus mampu dalam memahami ekonomi nasional, tidak hanya mengawasi kinerja BUMN, tapi bagaimana melihat peta ekonomi kita," kata Riko.

Selain itu, calon menteri BUMN menurut Riko Noviantoro harus tidak terkait dengan cawe-cawe politik praktis. Karena jika demikian bisa mengganggu kinerja BUMN.

Baca Juga: Hadiri Rakornas PKB, Prabowo Ungkap Ingin Himpun Seluruh Kekuatan Bangsa untuk Kompak dan Bersatu

Anggota DPR RI Harris Turino tidak sependapat dengan syarat cawe-cawe politik yang disampaikan Riko. Sebab bagaimanapun Presiden Terpilih Prabowo Subianto pasti akan memilih calon terbaik.

"Siapapun presidennya memilih Menteri BUMN pasti karena kompetensi, tidak usah dipersoalkan," kata Harris.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, permasalahan yang mesti ada sosok calon menteri BUMN ke depan haruslah bermoral. Bukan apa-apa, kementerian ini mengelola keuangan negara yang tidak sedikit.

Baca Juga: Jokowi Tekankan Pentingnya Hilirisasi Tambang untuk Manfaatkan Nilai Tambah Sumber Daya Alam

"Sepuluh ribu triliun itu duit gede," katanya.

Legislator dari Dapil Jateng IX itu menambahkan, selain soal moral calon menteri BUMN ke depan sebenarnya sangat simpel. Yakni berani bilang NO.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X