news

Miris! Gas Air Mata Dibeli dari Pajak Rakyat Tapi Digunakan untuk Serang Rakyat

Kamis, 29 Agustus 2024 | 12:46 WIB
Tembakan gas air mata yang rugikan rakyat justru dibeli dari pajak rakyat (Instagram @matanajwa)

Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @najwashihab (29/8/2024), Indonesia Corruption Watch (ICW) sedang mengupas pembelian gas air mata yang dilakukan dengan pajak rakyat.

Dari ICW diketahui bahwa pembelian gas air mata menghabiskan dana sekitar Rp188,9 miliar hanya di dua satuan kerja.

Baca Juga: Utak-Atik UU Pilkada Diduga Berhubungan dengan Perpanjang Masa Jabatan Presiden 3 Periode

Dua satuan kerja yang dimaksud adalah Korsabhara Baharkam Polri dan Korbrimob Polri.

Sebelumnya ICW sudah meminta Polri untuk memaparkan kontrak belanja gas air mata namun Polri seperti enggan memberikannya dengan cara penolakan terhadap permintaan ICW.

Masyarakat Indonesia dibuat geram oleh tindakan polisi yang menggunakan gas air mata tetapi mengenai anak-anak yang tidak bersalah.

Baca Juga: Posting Tiktokan Bareng Azizah Shalsa Setelah Diterpa Isu Perselingkuhan, Hotman Paris: Semua Cewek Kan Pasti Main Tik-tokan Sama Hotman

Gas air mata yang dilepaskan oleh polisi dinilai telah melanggar aturan dan justru merugikan pihak lain yang tidak melakukan demo.

Penembakan gas air mata yang dilakukan di kompleks Balai Kota DPRD Kota Semarang menyasar ke anak-anak yang mengaji di masjid dekat area tersebut.

Hal serupa juga terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi membubarkan mahasiswa yang melakukan demo di bawah flu over depan kampus Universitas Bosowa dengan gas air mata.***

Halaman:

Tags

Terkini