Keempat, menjadi ASN juga menawarkan kepuasan tersendiri dalam bekerja untuk kepentingan publik.
Baca Juga: Akibat Pesugihan Bedak Ayu, Sosok Seorang Perias Akhiri Hidupnya Sangat Tragis
ASN berperan dalam melayani masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan negara, yang memberikan rasa bangga dan tujuan dalam pekerjaan.
Dilansir INSIBERNEWS dari akun Instagram @ngomonginuang (9/8/2024), kerusuhan pada Bangladesh bermula karena tingginya angka pengangguran.
Pada saat angka pengangguran tinggi dan warga sedang butuh lapangan pekerjaan, pemerintah Bangladesh justru membuat kebijakan kuota ASN yang tidak disetujui warga.
Baca Juga: Mengaku Debt Collector, Polres Purwakarta Ringkus Dua Pelaku Perampasan Motor Di Jalan
Kebijakan kuota ASN yang pemerintah Bangladesh buat adalah dengan memberikan 10% kuota untuk perempuan, 10% kuota untuk distrik tertentu, 30% kuota untuk anak kaum pejuang kemerdekaan Bangladesh 1971.
Masyarakat Bangladesh menilai kebijakan tersebut tidak adil dan mengutamakan orang-orang yang memiliki privilage.
Maka dari itu masyarakat Bangladesh melakukan demo yang berujung kerusuhan. Bahkan suasana menjadi semakin mencekam karena kemarahan masyarakat.
Baca Juga: Kiper Ganteng Persib, Kevin Ray Mendoza Ditawari Gehu, Begini Reaksinya
Pada Senin (5/8/2024) dilaporkan bahwa telah tewas 409 warga akibat kerusuhan.
Kerusuhan yang terjadi berupa rumah yang sengaja dibakar warga, pemerkosaan, penjarahan, bahkan pembunuhan berbasis SARA.***