Perebutkan Posisi ASN, 409 Warga Bangladesh Tewas Dalam Kerusuhan

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Jumat, 9 Agustus 2024 | 19:10 WIB
Bangladesh alami kerusuhan hingga tewaskan 409 warga (Instagram @ngomonginuang)
Bangladesh alami kerusuhan hingga tewaskan 409 warga (Instagram @ngomonginuang)

INSIBERNEWS - Bangladesh mengalami kerusuhan hebat karena demo kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga tewaskan 409 warga.

Kerusuhan demonstrasi secara besar-besaran ini terjadi di Bangladesh sepanjang Juli 2024.

Bahkan karena kerusuhan yang sudah tidak terkendali, Perdana Menteri Bangladesh sampai kabur.

Baca Juga: Efektivitas Bekerja dari Kantor (WHO) vs Bekerja dari Rumah (WFH)

Bangladesh merupakan Negara Kesatuan Republik Perlementer yang memiliki Presiden sebagai kepala negara dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan.

Menjadi ASN memang sangat diminati di sejumlah negara termasuk Bangladesh karena beberapa alasan utama.

Pertama, stabilitas pekerjaan yang ditawarkan oleh posisi ASN adalah daya tarik besar.

Baca Juga: Inspirasi Desain Interior Kamar Tidur Minimalis Estetik Gaya Modern dengan Vibes Manly

ASN biasanya memiliki jaminan kerja yang lebih stabil dibandingkan dengan sektor swasta, mengurangi risiko pemutusan hubungan kerja yang tiba-tiba.

Kedua, tunjangan dan fasilitas yang diberikan kepada ASN cukup menggiurkan. Selain gaji tetap, ASN sering kali mendapatkan tunjangan kesehatan, pensiun, dan berbagai fasilitas lainnya yang tidak selalu tersedia di sektor swasta.

Program pensiun yang terjamin memberikan rasa aman tentang masa depan finansial setelah pensiun.

Baca Juga: Menangkan Medali Emas di Olimpiade 2024, Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah Dibayang-bayangi Bea Cukai

Ketiga, peluang untuk berkarier dalam ASN cenderung lebih terstruktur dan terencana.

Ada sistem promosi dan kenaikan pangkat yang jelas berdasarkan prestasi dan masa kerja, sehingga memberikan motivasi untuk berkembang dan berkarier jangka panjang.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X