Menurutnya, cakupan wilayah Kabupaten Lampung Selatan yang sangat luas membuat pemerintah harus memutar otak ekstra untuk membagi rata dana pembangunan.
Ia bahkan mengibaratkan manajemen keuangan daerah ini tak ubahnya seperti mengatur uang belanja bulanan bagi seorang ibu rumah tangga.
"Karena Lampung Selatan kan luas, cuma duitnya terbatas. Jadi harus pintar-pintar saya membagi jatah. Kayak di dapur rumah Bapak-Ibu, kebutuhannya banyak, uang dapurnya terbatas," terang Radityo, sembari memastikan bahwa ruas jalan yang telah menjebak mobil dinasnya tersebut akan segera dipetakan dan masuk dalam daftar prioritas perbaikan.***