Baca Juga: Skandal MBG Memanas, Motor Listrik hingga Tablet Diduga Jadi Objek Korupsi
Ia menyebut pemerintah Iran tetap berpegang pada prinsip menjaga kedaulatan negara dan tidak akan mengorbankan kepentingan nasional dalam proses negosiasi berikutnya.
"Mulai saat ini, kita akan menunggu pemenuhan syarat-syarat yang telah ditetapkan. Tetapi jelas bahwa negosiasi tatap muka yang akan berlangsung di masa mendatang tidak akan berarti menerima pandangan musuh," tegas Khamenei.
Saat ini kedua negara memasuki masa negosiasi selama 60 hari untuk menyusun perjanjian final yang lebih komprehensif.
Baca Juga: Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN, Dugaan Korupsi MBG Makin Melebar
Pertemuan tatap muka perdana dijadwalkan berlangsung di Swiss pada 19 Juni 2026 dengan Pakistan dan Qatar berperan sebagai mediator, sementara dunia menanti apakah kesepakatan ini benar-benar mampu mengakhiri ketegangan panjang antara Teheran dan Washington.***