Selain motor listrik, penyidik juga menyoroti pengadaan 32.000 pasang sepatu, 31.994 unit tablet, dan 5.400 unit televisi.
Baca Juga: Wow! Bukan Cuma Soal Skor, Jepang Kembali Curi Perhatian lewat Ruang Ganti yang Bersih dan Rapi
Sejumlah pengadaan itu diduga tidak sesuai ketentuan dan mengalami mark up, sehingga kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut program prioritas yang menggunakan anggaran besar untuk kepentingan masyarakat.***