Pengelolaan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 disebut dilakukan secara bijak dengan memperhatikan kondisi likuiditas pemerintah, optimalisasi kas negara, hingga dinamika pasar keuangan global.
Hingga akhir Maret 2026, realisasi pembiayaan anggaran tercatat sebesar Rp257,4 triliun. Jumlah itu terdiri atas pembiayaan utang sebesar Rp258,7 triliun dan pembiayaan non-utang sebesar Rp1,3 triliun. ***