INSIBERNEWS - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengambil langkah cepat untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang JPL 86 yang berada di Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemasangan palang pintu sementara guna meminimalisir risiko kecelakaan antara kereta api dan pengguna jalan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa palang pintu yang terpasang saat ini masih bersifat sementara dan belum termasuk fasilitas resmi perlintasan.
Baca Juga: Trump Lanjutkan Blokade, Iran Tak Tinggal Diam Siapkan Balasan Tak Terduga
Meski begitu, keberadaannya menjadi bagian penting dalam tahap awal peningkatan sistem keselamatan di lokasi tersebut.
Menurut Franoto, pengoperasian palang pintu sementara ini melibatkan partisipasi masyarakat sekitar secara swadaya dengan koordinasi bersama pihak kelurahan. Ia menekankan bahwa penjagaan menjadi aspek vital dalam memastikan perlintasan berjalan aman.
“Jika tidak ada petugas yang berjaga, maka palang harus tetap dalam kondisi tertutup sebagai langkah pengamanan,” ujarnya.
Baca Juga: Video Viral Polisi Teler Diduga Narkoba di Medan, Polda Sumatera Utara Langsung Turun Tangan
Lebih lanjut, KAI menegaskan bahwa apabila perlintasan tersebut tidak dapat dijaga secara penuh selama 24 jam, maka opsi penutupan akan dipertimbangkan.
Hal ini dilakukan demi menghindari potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat.
Pemasangan palang pintu sementara ini telah melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi dan pihak Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
Baca Juga: Perang Iran Telan Rp432 Triliun, AS Belum Bisa Pastikan Akhir Konflik
Ke depan, KAI juga terus mendorong adanya solusi jangka panjang bersama pemerintah pusat dan daerah, seperti pembangunan perlintasan tidak sebidang berupa flyover atau underpass.
Sebagai penutup, KAI mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat melintasi rel kereta api.