Video Viral Polisi Teler Diduga Narkoba di Medan, Polda Sumatera Utara Langsung Turun Tangan

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 30 April 2026 | 16:51 WIB
Video Viral Polisi Teler Diduga Narkoba di Medan, Polda Sumatera Utara Langsung Turun Tangan (Ilustrasi/Istimewa)
Video Viral Polisi Teler Diduga Narkoba di Medan, Polda Sumatera Utara Langsung Turun Tangan (Ilustrasi/Istimewa)

INSIBERNEWS - Beredarnya video yang memperlihatkan dugaan penyalahgunaan narkotika oleh seorang anggota polisi di Medan menghebohkan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Oknum tersebut diketahui berinisial Kompol DK, yang kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Melalui Bidang Profesi dan Pengamanan Polri (Bid Propam), pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kasus ini. Kompol DK langsung ditempatkan di Penempatan Khusus (Patsus) sebagai bagian dari proses penyelidikan sekaligus upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas institusi.

Baca Juga: Sprint Race MotoGP Spanyol Memanas, Aprilia Kritik Aturan Usai Marquez Menang

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan awal, Kompol DK mengakui dirinya adalah sosok yang terekam dalam video viral tersebut.

Meski demikian, ia memberikan klarifikasi bahwa kejadian itu terjadi pada tahun 2025 saat dirinya tengah menjalankan tugas terkait penyelidikan kasus narkotika.

“Yang bersangkutan mengklaim aktivitas dalam video merupakan bagian dari tugas bersama informan. Namun, kami masih mendalami apakah tindakan tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Ferry, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: Korsleting Panel Listrik Jadi Penyebab Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Puluhan Penghuni Dievakuasi 

Pernyataan Kompol DK soal tugas penyamaran tidak serta-merta menghentikan proses pemeriksaan. Polda Sumut menegaskan bahwa selain aspek hukum, kasus ini juga menyangkut etika profesi yang wajib dijaga oleh setiap anggota Polri.

Tindakan yang terekam dalam video dinilai berpotensi melanggar norma dan etika kepolisian, terlepas dari konteks yang disampaikan oleh yang bersangkutan.

Oleh karena itu, penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk uji laboratorium sebagai langkah pembuktian ilmiah.

Baca Juga: Tips Aman Melintasi Rel Kereta dengan Mobil Listrik agar Terhindar dari Kecelakaan

Hasil tes urine terhadap Kompol DK diketahui negatif dari zat narkotika. Sementara itu, hasil tes darah dan rambut masih dalam proses analisis di laboratorium forensik untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Polda Sumut memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara terbuka dan profesional. Selain menempatkan Kompol DK di Patsus, penyidik juga akan memanggil sejumlah saksi yang terlihat dalam video guna mengungkap kronologi kejadian secara utuh.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X