news

Tragis! Pabrik Tahu di Malang Meledak, 1 Pekerja Tewas

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:28 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : Dok. Polda DIY)

INSIBERNEWS - Suasana produksi tahu di wilayah Pakisaji, Kabupaten Malang, berubah mencekam setelah sebuah ledakan keras terjadi di area pabrik, Sabtu pagi, 31 Januari 2026. Insiden tersebut merenggut nyawa seorang pekerja dan membuat aktivitas produksi terhenti total.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di pabrik tahu milik Muhammad Ridwan yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji. Ledakan diduga bersumber dari tungku pemanas ketel yang digunakan untuk menghasilkan uap dalam proses pengolahan tahu.

Baca Juga: Warga Jabar Wajib Siaga! BMKG Prediksi Hujan Dominan, Garut-Tasik Berpotensi Petir

Korban diketahui bernama Purnomo (46), warga Desa Wajak, Kabupaten Malang. Saat kejadian, ia tengah menjalankan tugas sebagai operator tungku pemanas dan berada dekat dengan ketel yang meledak.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menyampaikan, berdasarkan keterangan awal di lapangan, ledakan diduga dipicu oleh lonjakan tekanan dan suhu di dalam ketel yang tidak terkendali.

“Indikasi sementara mengarah pada adanya tekanan berlebih di dalam ketel pemanas. Namun, penyebab pastinya masih kami dalami,” ujar Bambang.

Baca Juga: Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem, Jakarta Kembali Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Akibat ledakan tersebut, korban terpental beberapa meter dari lokasi tungku. Purnomo dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka parah yang dideritanya.

Personel Polsek Pakisaji bersama Unit Reskrim serta Tim Inafis Satreskrim Polres Malang segera mendatangi lokasi kejadian. Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Petugas telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan mensterilkan lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” kata Bambang.

Baca Juga: Krisis Sosial Memburuk di Israel, Hampir Dua Juta Warga Hidup Miskin dan Anak-Anak Paling Terdampak

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan direncanakan menjalani visum di RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang guna memastikan penyebab kematian secara medis. Polisi menegaskan penyelidikan masih berlanjut, termasuk memeriksa kondisi peralatan dan standar keselamatan kerja di pabrik tersebut.***

Tags

Terkini