INSIBERNEWS - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan masih menimbang undangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian. Pernyataan ini menunjukkan sikap hati-hati Moskow terhadap inisiatif diplomatik terbaru yang dilontarkan Washington.
Komentar Putin tersebut muncul di tengah klaim Trump yang sebelumnya menyebut bahwa Rusia telah menyetujui keikutsertaan dalam forum tersebut. Perbedaan pernyataan ini memunculkan tanda tanya mengenai sejauh mana kesepahaman kedua pemimpin terkait agenda perdamaian global.
Baca Juga: Waspada Leptospirosis di Musim Hujan! Ancaman Penyakit dari Genangan Air Banjir
Dilansir dari Politico, Jumat (23/1/2026), Putin menyampaikan sikapnya saat berbicara melalui sambungan video bersama anggota Dewan Keamanan Rusia. Dalam forum internal itu, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut belum final dan masih dalam tahap pertimbangan.
Meski demikian, Putin tetap menyampaikan apresiasi atas undangan personal yang disampaikan oleh Trump. Ia menyebut komunikasi langsung antarpemimpin sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas hubungan internasional.
“Kami berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat atas undangan ini,” ujar Putin dalam pernyataannya.
Baca Juga: Sentimen Geopolitik Melunak, Harga Minyak Dunia Tertekan ke Level Terendah Pekanan
Ia menambahkan bahwa Rusia secara prinsip tidak menutup diri terhadap berbagai inisiatif global yang bertujuan menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Namun, setiap langkah strategis tetap harus dikaji secara menyeluruh.
“Kami selalu mendukung, dan terus mendukung, setiap upaya yang bertujuan untuk memperkuat stabilitas internasional,” kata Putin.
Pengamat menilai sikap Putin mencerminkan kehati-hatian Rusia dalam merespons ajakan yang berpotensi membawa implikasi politik dan geopolitik jangka panjang, terlebih di tengah dinamika konflik global yang masih berlangsung.
Baca Juga: Operasi SAR Tuntas, Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Berhasil Ditemukan
Sementara itu, pihak Gedung Putih belum memberikan penjelasan lanjutan mengenai perbedaan pernyataan antara Trump dan Putin. Dewan Perdamaian sendiri disebut sebagai forum yang dirancang untuk mempertemukan para pemimpin dunia guna membahas penyelesaian konflik dan kerja sama keamanan global.
Keputusan akhir Rusia terkait keanggotaan dalam Dewan Perdamaian diperkirakan akan bergantung pada perkembangan diplomatik selanjutnya, termasuk arah hubungan bilateral Moskow–Washington dalam beberapa waktu ke depan.***