Baca Juga: PBB Sampaikan Belasungkawa untuk Indonesia dan Asia Tenggara, Siap Bantu Penanganan Bencana Besar
Perbedaan pandangan antara pemerintah daerah dan pusat ini mencerminkan kompleksitas penanganan bencana besar. Di balik perdebatan soal “sanggup” atau “tidak sanggup”, yang paling terdampak tetaplah warga yang kini bergantung pada kecepatan dan ketepatan negara dalam membantu mereka bangkit.
Kini publik menunggu bukan lagi perdebatan, melainkan bukti nyata: seberapa cepat koordinasi bisa dipererat, seberapa serius solidaritas ditunjukkan, dan seberapa tulus para pemimpin hadir bukan hanya dengan pernyataan, tetapi dengan kerja nyata di tengah lumpur dan air yang belum sepenuhnya surut.***