Baca Juga: Mahfud MD Soroti Akar Kisruh NU, Dinamika Organisasi Disebut Jauh dari Spirit Keulamaan
Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa perbaikan jaringan listrik sedang dikebut dan ditargetkan selesai pada Jumat, 5 Desember 2025.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa semua kebutuhan material seperti komponen gardu, peralatan jaringan, hingga perbaikan menara SUTET telah tersedia.
“Material untuk memperbaiki tower-tower yang jatuh sudah ada,” kata Bahlil dalam pernyataan resmi di Jakarta, Kamis, 4 Desember 2025.
Ia menginstruksikan PLN agar mempercepat pemulihan jaringan.
“Saya sudah minta ke PLN, InsyaAllah seluruh jaringan listrik clear hari Jumat,” ucapnya.
Namun, Bahlil tak menampik bahwa kondisi cuaca masih menjadi tantangan terbesar. Tim di lapangan harus bekerja di wilayah yang sulit dijangkau, dengan risiko longsor susulan dan hujan deras yang belum mereda. Untuk memperkuat suplai listrik sementara, Kementerian ESDM mengerahkan 40 unit genset berkapasitas 6000 watt ke titik-titik kritis.
“Ini bukan pekerjaan mudah. Tolong doakan cuaca bagus,” tandasnya.
Sementara proses pemulihan berlangsung, ribuan warga di Tapteng terus menunggu bantuan logistik, akses jalan yang kembali terbuka, serta pemulihan jaringan telekomunikasi yang masih terbatas.
Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen mempercepat penanganan, namun tantangan lapangan membuat prosesnya tidak bisa berjalan instan, terlebih dengan kondisi cuaca yang masih dinamis dan berpotensi kembali memicu longsor.