Dengan kebutuhan logistik yang sangat besar, pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan pihak swasta, termasuk BUMN pangan, perusahaan distribusi, hingga koperasi daerah, untuk membantu memperkuat rantai pasok.
Zulhas menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar agenda bantuan pangan, melainkan investasi jangka panjang untuk sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, anak-anak yang cukup gizi hari ini akan tumbuh menjadi generasi produktif yang memperkuat masa depan bangsa.
“Kita siapkan bukan hanya makanannya, tetapi masa depan anak-anak kita. Jadi semuanya harus siap,” ujarnya. ***