Baca Juga: OJK Rilis Aturan Baru soal Rekening Bank, Tak Ada Transaksi dalam 1.800 Hari Berarti Dormant!
Selain menghancurkan rumah dan fasilitas publik, kebakaran ini juga berdampak pada jaringan listrik. Lebih dari 300 rumah dilaporkan mengalami pemadaman setelah instalasi listrik di beberapa titik rusak terbakar.
Petugas perusahaan listrik sudah berada di lapangan untuk memperbaiki kerusakan, namun prosesnya diperkirakan memakan waktu karena sebagian area masih belum aman untuk dimasuki.
Baca Juga: Mobil Patroli Hantam Pohon, Kapolsek Arjasa AKP Kusmiani Tewas Usai Diduga Kena Serangan Jantung
Hingga kini, otoritas setempat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Lokasi terdampak terletak di kawasan pegunungan sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Oita, area yang rentan terhadap angin kencang yang bisa memicu penyebaran api lebih cepat.
Investigasi sedang difokuskan pada titik awal api di sekitar pelabuhan untuk memastikan apakah insiden ini murni kecelakaan atau ada unsur kelalaian.
Baca Juga: Dosen PTS di Semarang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kamar Hotel, Polisi Telusuri Penyebab Kematian
Pemerintah daerah terus mengimbau warga agar tetap berada di lokasi pengungsian hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman.
Sementara itu, tim pemadam dan relawan bekerja sepanjang hari untuk memadamkan sisa api dan memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.***