Meski begitu, ia tidak merinci lebih jauh apa saja poin pembaruan yang disampaikan kepada Kemenko Perekonomian. Ia hanya menyebut bahwa koordinasi semacam ini akan terus dilakukan selama proses restrukturisasi berlangsung.
Kunjungan tersebut pun memicu spekulasi lanjutan mengenai kondisi keuangan KCIC yang belakangan menjadi perhatian publik. Namun Eddo memastikan bahwa operasional Whoosh masih dalam kondisi aman dan tetap melayani penumpang seperti biasa.
Dengan berbagai dinamika yang terjadi, publik kini menunggu langkah lanjutan pemerintah dan Danantara dalam menyusun strategi penyelamatan finansial KCIC. Proses restrukturisasi ini dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan proyek kereta cepat pertama di Indonesia tersebut.***