news

Marsinah, Simbol Perlawanan Buruh Era Orde Baru, Resmi Jadi Pahlawan Nasional Bersama Soeharto dan Gus Dur

Senin, 10 November 2025 | 21:10 WIB
MARSINAH Simbol perlawanan buruh era ORDE BARU, resmi jadi Pahlawan Nasional Bersama Soeharto dan Gus Dur (istimewa)

Di awal tahun 1990-an, ia dikenal sebagai sosok yang gigih, vokal, dan tak kenal takut memperjuangkan hak-hak dasar buruh, terutama tuntutan kenaikan upah dan perbaikan kesejahteraan.

Titik Balik Kelam: Pada Mei 1993, setelah memimpin aksi mogok kerja menuntut perbaikan nasib, Marsinah dinyatakan hilang. Tiga hari kemudian, ia ditemukan meninggal dunia secara tragis.

Kepergiannya yang penuh misteri dan duka mendalam itu seketika menjadi api yang menyulut semangat perlawanan kaum buruh dan aktivis demokrasi di seluruh Tanah Air.

Baca Juga: REKOR BARU! KAI Diserbu 600 Ribu Turis Asing dalam 10 Bulan, Pertumbuhan Wisman Kereta Api Meledak 2025!

Dorongan Kuat dari "May Day" dan Respon Cepat Presiden Prabowo

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkap bahwa perjuangan pengajuan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional bukanlah hal baru.

"Sebetulnya kalau Marsinah itu dari 2022 sudah pernah diajukan, cuma kelengkapannya memang masih minim," ungkap Khofifah.

Dorongan paling masif, kata Khofifah, datang hampir serentak dari seluruh serikat buruh di Indonesia setiap peringatan Hari Buruh (May Day).

Para buruh menyuarakan agar Marsinah diakui sebagai pahlawan mereka.

"Dan ketika disampaikan ke Presiden Prabowo, beliau langsung merespons dengan positif," –Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur.

Respon cepat Presiden Prabowo membuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur langsung membentuk posko khusus.

Mereka bekerja keras mengumpulkan data primer, mengunjungi makam dan rumahnya, demi melengkapi arsip sejarah yang lengkap dan sahih.

Kini, lebih dari tiga dekade sejak tragedi kelam di era Orde Baru, kisah perjuangan Marsinah mencapai puncaknya.

Ia dikenang dengan penghargaan tertinggi negara, memastikan namanya akan terus hidup sebagai simbol keadilan dan pengorbanan bagi kaum pekerja di Indonesia.

Baca Juga: Bukan Teror! Kapolri Ungkap Pelaku Ledakan SMAN 72 Siswa Bersenjata Mainan: Ini Fakta Aneh di Balik 50 Korban

Halaman:

Tags

Terkini