Di sisi lain, Lalu berharap kebijakan tersebut tidak sekadar menjadi proyek simbolik. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan keberlanjutan dan efektivitas implementasinya di lapangan.
“Yang penting bukan hanya wacana, tapi bagaimana memastikan siswa benar-benar mendapatkan manfaat nyata dari pengajaran bahasa asing itu,” pungkasnya. ***