Inisiatif Solo ini pun mendapat sambutan beragam. Sebagian orang tua merasa senang karena anak-anak bisa belajar dengan cara yang lebih dekat dengan dunia mereka.
Namun, ada juga yang berharap program ini benar-benar dijalankan dengan pengawasan ketat agar tidak berubah menjadi sekadar sesi bermain gim tanpa arah.
Baca Juga: Rumor Asmara Lee Min Ho dengan Putri Konglomerat Joanna Chun Kembali Mencuat, Netizen Heboh!
Terlepas dari pro dan kontra, langkah Wali Kota Solo ini menunjukkan bahwa pendidikan harus adaptif dengan zaman. Melalui ekskul Roblox, pemerintah kota ingin membuktikan bahwa dunia digital bukan ancaman, melainkan peluang besar untuk mencetak generasi kreatif dan inovatif di masa depan.